If i have to choose an example to explain about DEMOCRACY, then i’ll consider it as an END STAGE of MALIGNANCY (KANKER GANAS STADIUM AKHIR). Can you treat that kind of disease from ‘its inside body’ ?! Could you explain your answer with an evidence? Or perhaps you’ve got a journal from clinical control study that has proved your opinion? Nah…that’s sounds impossible… -..-

#MedicalStudentCriticalThinkingEdition

jika saya harus mengambil sebuah analogi untuk menggambarkan DEMOKRASI, maka saya umpamakan ia sebagai sebuah PENYAKIT KANKER GANAS STADIUM AKHIR. bisakah sebuah penyakit seperti itu diobati ‘dari dalam’ badan kanker nya ?! kalau bisa, mohon dijelaskan mungkin bukti-buktinya? atau mungkin ada yang pernah mendapatkan jurnal dari sebuah penelitian klinis terkontrol yang dapat membuktikan pendapat anda? nah…kayaknya impossible deh ada pengobatan macam itu… -..-

#EdisiMahasiswaKedokteranBerpikirKritis -..-

Teman itu bagaikan ‘bau’…
Jika berteman dengan yg jauh dari akhlaq baik, tidak bisa menjaga lisan, hati, sikap dan pandangan, tidak bisa memilah halal dan haram dalam pergaulan, maka bagaikan bau busuk, ia akan tetap menempel di tubuh kita…
Namun jika kita berteman dengan ahli ibadah, menjaga hati, sikap, pandangan dan lisan, selalu menyebut nama Allah, selalu berusaha mendekatkan diri pada Allah, maka layaknya bau parfum yang wangi, ia pun akan terus menempel di tubuh kita…
Pilihlah ‘bau’ yang kau inginkan, pilihlah yang dapat menyelematkanmu di dunia dan akhirat. Semoga Allah selalu menunjukkan kita orang2 yang baik, yang selalu menjaga iman dan takwa nya untuk dijadikan teman bergaul…

10552467_582752761846802_5697285595962080362_n

Hey, kamu…

Hey, bintang yang disitu..!
Yang cahayanya paling terang
Yang kerlap-kerlipnya paling indah
Hey kamu, iya kamu…
Kenapa kamu harus seterang itu?
Kenapa kau buat cahaya bintang-bintang lain jadi redup dan tak berbinar sedikit pun dimataku?
Kenapa kamu terlalu menyilaukan?
Kenapa cahayamu membuat air mata jatuh tumpah ruah?
Kau mungkin tak sadar
Sudah membuat begitu banyak anak manusia jatuh cinta pada keindahan cahayamu
Dan salah satunya aku…

“Kalau mau tahu sekilas tentang sifat asli seseorang (terutama laki-laki), lihat bagaimana bahasa tubuh dan cara nya bicara di depan orang yang jauh lebih tua dari nya. Memang ini tidak bisa menilai secara keseluruhan. Tapi paling tidak kalian bisa tahu dia itu orang yang santun atau tidak, berperangai halus atau kasar, hormat dan sayang pada orang tua atau tidak.”

nasehat yang saaaangat berharga dari Umi ^_^

lelaki yang lisannya terbiasa kasar | tak akan memimpin dengan benar

lelaki yang tunduk patuh pada tiap perintah Allah | pasti memuliakan istri tersebab itu juga perintah Allah

lelaki yang tak malu bermaksiat ketika ramai | akan jauh lebih mudah maksiat di saat sendiri

lelaki yang tak takut mengajakmu maksiat | biasanya sudah pernah ajak wanita lain maksiat | dan besok akan ajak wanita lain lagi maksiat

lelaki yang mengingkari janji taat pada Allah | padamu juga akan diingkari, dia tak bisa dipercaya

dan lelaki yang biasa melafadzkan Al-Qur’an mulia dengan syahdu | lisannya bakal membahagiakanmu dan kehadirannya selalu dirindu