Media TV Indonesia mana saja yang menjadi kaki tangan zionis?

assalamu’alaikum, dear reader…

bagaimana kabarnya? semoga selalu dalam lindungan Allah Swt. ya. hari ini kebetulan saya sedang ada waktu luang. Jadi mumpung ada waktu begini rasanya saya ingin kembali berkarya melalui tulisan di blog ini. ada banyak hal yang ingin saya angkat di sini, tapi satu-satu dulu lah kita bahas… ^_^

jika kita ingin membahas mengenai kekejaman Israel, mengenai Zionisme, dan segala hal yang berkaitan dengan itu, mungkin tak akan pernah ada habisnya. mungkin jari-jari saya bisa sampai gempor mengetik mengenai mereka. untuk para pembaca yang masih belum tahu mengenai seluk beluk zionisme, silahkan coba bertanya pada mbah google. akan ada baaaanyak sekali artikel yang bisa anda baca mengenai sejarah berdirinya, apa saja aksinya, siapa saja anggotanya atau orang-orang yang dicurigai sebagai anggotanya, dan masih banyak lagi informasi mengenai zionis yang bisa anda dapatkan dari internet. zaman sekarang kalau masih belum tahu dan belum paham tentang itu, mending kelaut aja deh! (kemane aje lo? apa aje yang lo pade kerjain? ckckck…) -.-”’

aksi mereka kini sudah menyebar ke seluruh dunia dengan berbagai macam wujud, bahkan sudah merebak ke Indonesia (pastinya). namun sampai sekarang, keberadaan mereka di negara kita tercinta ini masih simpang siur. belum jelas bagaimana struktur organisasi mereka, belum terlalu jelas pula di mana pusat pergerakan mereka dan apa saja yang sudah dan akan mereka lakukan untuk menyebar-luaskan idealisme mereka dan merusak tatanan negara kita. hanya ada beberapa bukti yang sudah ditemukan mengenai pergerakan mereka di Indonesia yang semuanya pun bisa dengan mudah kita cari tahu dengan mengakses internet (untung banget deh di jaman kita udah ada internet, coba kalo nggak ada, mana tau kita kalo sekarang kita sudah mulai digerogoti oleh virus mereka).

yang memprihatinkan (bahkan sangat memprihatinkan) menurut saya adalah acara TV kita pun kini sudah menjadi sasaran mereka. ya, sudah terkenal memang, mereka (di negara mana pun) akan berusaha menguasai pemerintahan dan media. kenapa? karena menguasai media berarti menguasai masyarakat! tapi sampai sekarang kita bahkan belum tahu media televisi mana saja yang menjadi antek mereka. namun kita sebagai penonton yang ‘sadar’ mungkin sudah tahu beberapa stasiun televisi yang sepertinya patut untuk dicurigai. sebenarnya ini bukan bermaksud untuk menjudge jelek pada stasiun TV yang dimaksud, tapi zaman sekarang, siapa sih yang bisa kita percaya selain Allah Swt.? tidak ada salahnya kan kalau kita waspada? dan dengan kewaspadaan itu kita bisa jadi lebih cermat dalam memilih tontonan yang perlu kita saksikan. tidak asal ‘telen’ saja semua berita yang disuguhkan oleh mereka, padahal di dalam berita-berita itu terkandung maksud yang buruk, iya toh?

saya sempat searching artikel mengenai hal ini (media apa saja yang kira-kira terkait dengan zionisme), dan yang paling banyak disebut-sebut adalah (maaf) TV ONE dan METRO TV. ckckckck, saya langsung berpikir “pantas saja berita-berita yang mereka suguhkan kadang terkesan agak ‘miring’). saya post kan beberapa link yang bisa dijadikan bahan bacaan untuk para pembaca yang budiman. apapun kesimpulan anda selanjutnya, itu hak anda. saya di sini tidak bermaksud untuk menghasut. wallahu a’lam…

link pertama: (http://blog.re.or.id/harian-media-indonesia-dan-metro-tv-antek-zionis.htm)

link kedua: http://www.eramuslim.com/berita/tahukah-anda/dalam-dua-hari-tvone-melakukan-dua-ketidakadilan-dalam-pemberitaan-terorisme.htm

link ketiga: http://benwal.multiply.com/journal/item/100

mohon maaf jika baru tiga artikel ini saja yang bisa saya share. masih ecek-ecek kesannya pencarian saya. memang tidak bijak jika hanya dari sedikit artikel yang kita baca kemudian kita sudah membenarkan isyu media-media tersebut adalah antek zionis. namun tidak ada salahnya untuk waspada kan? atau mungkin ketiga artikel ini bisa jadi bahan research untuk para pembaca sekalian yang berminat mencari informasi yang lebih lanjut dan lebih mendalam. kalau dapat, tolong kabari saya juga ya… ^_^

dalam link artikel ketiga yang berjudul zionis jawa dibalik secret operation metro TV, ada tertera komentar-komentar pembaca yang memberikan respon terhadap artikel tersebut. yang membuat hati saya benar-benar sakit adalah komentar dari salah seorang pembaca yang mengatakan…

“Benar apa yg di katakan Pitut Soeharto, memang sulit di terima oleh masyarakat muslim di Indonesia yg sudah terlanjur fanatik terhadap Palestina sehingga bangsa ini menjadi buta akan realitas yang ada.

Pitut Soeharto mengatakan bahwa perang di Palestina memang di sengaja oleh Hamas dengan tujuan agar bantuan Internasional tetap berjalan dan datang tepat waktu. Palestina atau Hamas tidak memiliki penghasilan, mereka hanya mengandalkan bantuan dari luar negeri untuk makan sehari-hari. Pitut juga menceritakan pengalamannya waktu melatih gerilya rakyat Palestina, mereka tidak seperti rakyat Indonesia ketika bergerilya melawan Belanda. Apabila ada kontak senjata antara tentara Israel dan Palestina, rakyat yang berani hanya akan menonton saja sedangkan yg takut akan lari menjauh.

Pitut Soeharto juga menyayangkan sikap orang Indonesia yang antusias dalam memberikan bantuan ke Palestina padahal di negeri sendiri masih banyak rakyat Indonesia yang miskin yang justru mayoritas beragama Islam.

ada pula komentar lain yang mengatakan…

Barusan ada tampil lagi pitut soeharto di secret operation metro tv , katanya Hamas sengaja menciptakan inseden supaya Hamas mendapatkan kiriman bantuan, apakah itu mamng benar??
Trus melakukan gencatan senjata juga ada skedulnya… Hamas hitung2 dulu, kalo persediaan nya cukup setahun maka gencatan senjatanya setahun.. waduh gmn.. nih..
Lalu kalo duitnya udah habis, hamas kmudian bikin masalah lagi ..
begitu seterusnya..

Bearti kalo gitu bantuan internasional cuma dimanfaatin hamas donk

apaaaa yang sebenarnya ada dalam otak para komentator itu?! sungguh tidak sepantasnya mereka memberikan komentar yang menyinggung perasaan kaum muslim seperti itu! jika mereka bukan orang islam mungkin wajar ya mereka memberi komentar begitu karena mereka tidak tahu bagaimana sejarah rakyat palestina yang sebenarnya dan bagaimana Allah melaknat Yahudi. tapi kalau yang memberi komentar ini adalah orang islam, rasanya dia perlu untuk kembali ke bangku sekolah dasar dan kembali belajar mengenai sejarah agamanya dengan sebenar-benarnya belajar! agar otak dungu dan pemikirian sok kritis nya itu bisa sedikit di reparasi!

mungkin cukup sekian saya membahas mengenai tema ini, saya mohon maaf jika dalam penulisan artikel ini ada bahasa-bahasa yang menyinggung beberapa pihak. semoga bisa bermanfaat untuk semua.

wassalamu’alaikum… ^_^

Mengapa Yahudi Tidak Suka Indonesia dan Malaysia Bersatu

 

Indonesia tidak akan menoleransi tindakan negara lain yang mengancam kedaulatan, termasuk menggeser tapal batas. ”Tidak ada kompromi soal kedaulatan,” kata Juru Bicara Kepresidenan Julian Aldrin Pasha, Selasa (11/10/2011).

Hubungan Indonesia kembali memanas. Setelah kian kali, dua Negara serumpun-seakidah ini kembali diributkan persoalan nasionalisme yang sama sekali tidak diajarkan ulama-ulama Melayu tempo dulu.
Kasusnya sederhana, namun luar biasa bagi kaum nasionalis, yakni permasalahan tapal batas Camar Bulan di Sambas yang diduga telah dicaplok Malaysia.

Kita harus membuka mata bahwa konflik antara Malaysia dan Indonesia ini tidak terjadi dengan sendirinya. Ada unsur-unsur pemicu layaknya api yang menimbulkan asap besar. Pertanyaannya siapakah pemantik api itu? Umat Muslim? Bukan, karena kita hanya korban.

Pakar Melayu Prof. Dr. Dato’ Nik Anuar Nik Mahmud dari Institut Alam dan Tamadun Melayu, Universiti Kebangsaan Malaysia (UKM) mengamini bahwa ada intervensi pihak luar di balik perseteruan kedua Negara serumpun muslim ini.

Dalam memoar buku Thomas Raffles disebutkan, Barat harus memastikan bahwa alam Melayu ini lemah. Untuk melemahkan, Raffles mengusulkan dua buah strategi.

Pertama, imigran-imigran asing masuk ke Melayu supaya kawasan ini tidak menjadi kawasan Melayu, melainkan majemuk (dibawa orang-orang China dan India).

Kedua, pastikan bahwa raja-raja Melayu yakni Semenanjung, Sumatera, Jawa dan sebagainya, tidak mengambil para ulama Arab menjadi penasehat mereka. Jadi, tujuan mereka memang untuk memisahkan Arab dengan Melayu.

Bersatunya antara Malaysia dan Indonesia membentuk Imperium Islam Melayu inilah yang sangat ditakuti oleh Zionisme.

Mereka sadar Melayu adalah potensi kuat dalam membangkitkan Islam dari tenggara Asia, maka itu jalur ini harus dihabisi, apapun caranya.

Dan pengalaman bangsa Indonesia yang kerap mudah diadu domba adalah kunci yang selalu mereka pegang saat zaman devide et impera.

Yang juga kita harus faham adalah Thomas Stamford Raffles sendiri seorang Freemason. Menurut Th Stevens dalam bukunya Tarekat Mason Bebas, Raffles pada tahun 1813 dilantik sebagai mason bebas di bantara “Virtutis et Artis Amici”. “Virtus” merupakan suatu bantara sementara di perkebunan Pondok Gede di Bogor.

Perkebunan itu dimiliki Wakil Suhu Agung Nicolaas Engelhard. Di situ Raffles dinaikkan pangkat menjadi ahli (gezel), dan hanya sebulan kemudian dinaikkan menjadi meester (suhu) di loge “De Vriendschap” di Surabaya.

Raffles pula yang mendirikan Singapura modern yang kini menjadi basis Israel di Asia Tenggara. Agen-agen zionis melalui Singapura adalah penghasut sebenarnya dalam mengeruhkan hubungan sesama muslim Melayu.
Kebanyakan koruptor Indonesia pun bermukim di Singapura setelah merampok uang hasil keringat anak-anak Indonesia dan rakyat jelata.

Singapura adalah sekutu zionis. Mereka tidak mau menandatangani perjanjian extradisi dengan Indonesia semata-mata melindungi koruptor ini karena mereka bawa banyak uang ke Singapura.
Untuk mengalihkan isu ini dari masyarakat Indonesia, mereka akan coba cari isu supaya masyarakat Indonesia lebih fokus pada isu yang mereka cipta.

Maka diwujudkanlah isu sekarang, konfrontasi Malaysia-Indonesia. Melalui media sekular di Negara ini, mereka terus berupaya agar rumpun Melayu bangga akan identitas negara-nya masing-masing.

Adanya inflitrasi Zionis di Malaysia juga bukan barang baru. Tahun lalu mantan wakil perdana menteri Malaysia yang juga tokoh oposisi, Anwar Ibrahim, pernah membeberkan fakta adanya keberadaan intelijen Zionis di markas kepolisian federal Malaysia.

Kala itu bersama dengan Kelompok Muslim, mereka menyatakan memiliki dokumen yang memperlihatkan kemungkinan adanya intelijen Zionis kedalam strategi informasi negara lewat perusahaan kontraktor bernama “Osiassov“, yang melaksanakan proyek pengembangan sistem komunikasi dan teknologi di markas besar polisi federal Malaysia.

Anwar Ibrahim menjelaskan bahwa perusahaan “Osiassov” terdaftar di Singapura namun berkantor pusat di negara penjajah Zionis Tel Aviv.

Menurut Anwar, kehadiran dua mantan perwira tentara Zionis di perusahaan yang bersangkutan, adalah sepengetahuan petugas polisi senior Malaysia dan Menteri Dalam Negeri Malaysia sejak jaman Syed Ahmad Albar.

Yakinlah, jika umat muslim Melayu tidak kembali ke ajaran Islam sejati dimana tak ada ruang pada nasionalisme yang memberhalakan bangsa, benih permusuhan itu akan selalu muncul, walau kedua Negara itu makmur dan sama-sama beragama muslim.

Maka itu, bersatulah bangsa Melayu. Bersatulah diatas Panji Islam yang akan membuka jalan tegaknya dienullah ini di tanah perjuangan kita, tanah Melayu Darussalam.

 

didiklah anakmu, dengan sebaik-baiknya pendidikan..

Jika anak dibesarkan dengan celaan ia belajar memaki,

Jika anak dibesarkan dengan permusuhan ia belajar berkelahi,

Jika anak dibesarkan dengan penghinaan ia selalu menyesali diri,

Jika anak dibesarkan dengan toleransi ia belajar menahan diri,

Jika anak dibesarkan dengan motivasi ia belajar percaya diri,

Jika anak dibesarkan dengan dukungan ia belajar menghargai,

Jika anak dibesarkan dengan sebaik-baiknya perlakuan ia belajar keadilan,

Jika anak dibesarkan dengan rasa aman ia belajar menaruh kepercayaan,

Dan jika anak dibesarkan dalam keluarga yang penuh rasa kasih sayang dan persahabatan ia akan belajar menemukan cinta dalam setiap peristiwa kehidupan………..

surat untuk ukhti…

Tulisan ini tidak menyamaratakan semua muslimah. Saya sadar masih banyak muslimah shalihah di luar sana yang kedekatannya dengan Allah tak perlu diragukan lagi. Sebagai seorang muslim, saya pun menyadari bahwa diri ini masih jauh dari sempurna. Namun izinkanlah saya menulis ditujukan kepada siapa pun yang berkepentingan dengan isi surat ini…

Ya Ukhti…
Mengapa kau katakan “Aku tak bisa memakai kerudung atau jilbab karena aku takut orang akan memandangiku karena gaya berpakaianku”? Tetapi mengapa kau malah pergi keluar rumah setengah telanjang atau hanya memakai baju ketat, terlihat murahan, dan bahkan ada 1000 laki-laki yang memandangmu serta seluruh bagian tubuhmu yang harusnya kau tutup rapat? Bagaimana mungkin hal ini tidak membuatmu risih?

Aisyah radhiyallahu ‘anha pernah berkata, “Hal yang paling tidak kusukai adalah apabila ada laki-laki yang memandangiku dan aku pun juga tidak suka memandang mereka.” Cobalah renungkan! Apakah jauh lebih baik terlihat murah seperti seonggok daging berjalan sebagaimana dilakukan oleh wanita-wanita non muslim? Ataukah jauh lebih baik terlihat berbeda, suci, shalihah, dan terhormat dengan memakai kerudung dan jilbab?

Ya ukhti…
Mengapa kau suka bergunjing tentang saudara-saudaramu sesama muslim selama berjam-jam tanpa lelah? Tapi mengapa ketika waktunya mengkaji Islam, beribadah dan beramal shalih, tiba-tiba engkau terdiam, canggung, enggan dan malas?

Ya ukhti…
Mengapa di zaman Rasulullah dan para sahabat dulu, banyak perempuan cerdas dan shalehah yang mampu mendidik anak-anaknya untuk mengenal Tuhannya, mencintai Nabinya serta menjadikan mereka generasi-generasi muslim yang tangguh? Tetapi mengapa sekarang sulit sekali menemukan sosok perempuan sekualitas itu? Mengapa yang ada sekarang adalah sosok perempuan yang mengarahkan anak-anaknya ke jalan haram semisal pamer aurat, berdansa-dansi dengan non mahrom dan kemaksiatan lainnya? Mengapa saat ini sulit sekali menemukan sesosok ibu yang bisa menanamkan keimanan pada anak-anaknya, taat beribadah dan menjadi generasi berkualitas?

Ya ukhti…
dekatilah para wanita yang masih belum paham Islam dan ajaklah mereka untuk memahami dien Islam ini karena dari merekalah nantinya akan lahir generasi-generasi penerus risalah dien yang mulia ini. Anakmu akan berinteraksi dengan anak mereka, begitu pun sebaliknya, anak mereka akan berinteraksi dengan anak-anakmu. Dan buatlah interaksi yang terjadi itu berdasarkan Islam dan syariatnya.

Semoga ridho Allah selalu menyertaimu…

kematian itu indah…

Ada sebuah perbincangan yang menarik antara seorang ustadz dengan jamaah pengajiannya. Sang Ustadz bertanya kepada jamaahnya “Ibu-Ibu mau masuk surga?” Serempak ibu-ibu menjawab “mauuuu….” Sang ustadz kembali bertanya “Ibu-ibu ingin mati hari ini tidak?”. Tak ada satupun yang menjawab. Rupanya tidak ada satupun yang kepengen mati. Dengan tersenyum ustadz tersebut berkata “Lha gimana mau masuk surga kalo gak mati-mati”.

ustadz itu meneruskan pertanyaannya “Ibu-ibu mau saya doakan panjang umur?” Dengan semangat ibu-ibu menjawab “mauuu….” Pak Ustadz kembali bertanya “Berapa lama ibu-ibu mau hidup? Seratus tahun? Dua ratus atau bahkan seribu tahun? Orang yang berumur 80 tahun saja sudah kelihatan tergopoh-gopoh apalagi yang berumur ratusan tahun”.

Rupanya pertanyaan tadi tidak selesai sampai disitu. Sang ustadz masih terus bertanya “Ibu-ibu cinta dengan Allah tidak” Jawabannya bisa ditebak. Ibu-ibu serempak menjawab iya. Sang ustadz kemudian berkata “Biasanya kalo orang jatuh cinta, dia selalu rindu untuk berjumpa dengan kekasihnya, Apakah ibu-ibu sudah rindu ingin bertemu Allah?” Hening. Tidak ada yang menjawab.

Kebanyakan dari kita ngeri membicarakan tentang kematian. Jangankan membicarakan, membayangkannya saja kita tidak berani. Jawabannya adalah karena kita tidak siap menghadapi peristiwa setelah kematian. Padahal, siap tidak siap kita pasti akan menjalaninya. Siap tidak siap kematian pasti akan datang menjemput. Daripada selalu berdalih tidak siap lebih baik mulai dari sekarang kita mempersiapkan diri untuk menghadapi kematian.

Persiapan terbaik adalah dengan selalu mengingat mati. Yakinkan pada diri kita bahwa kematian adalah pintu menuju Allah. Kematian adalah jalan menuju tempat yang indah, surga. Dengan selalu mengingat mati kita akan selalu berusaha agar setiap tindakan yang kita lakukan merupakan langkah-langkah menuju surga yang penuh kenikmatan.

Hakekat kehidupan manusia adalah sebuah perjalanan kembali menuju Allah. Dalam perjalanan yang singkat ini ada yang kembali dengan selamat, namun ada yang tersesat di neraka. Kita terlalu disibukkan oleh dunia hingga merasa bahwa dunia inilah kehidupan yang sebenarnya. Kita seakan lupa bahwa hidup ini hanya sekedar mampir untuk mencari bekal pulang. Kemilaunya keindahan dunia membuat kita terlena untuk menapaki jalan pulang.

Rasulullah pernah berkata orang yang paling cerdas adalah orang yang selalu mengingat mati. Dengan kata lain orang yang paling cerdas adalah orang yang mempunyai visi jauh ke depan. Dengan selalu mengingat visi atau tujuan hidupnya ia akan selalu bergairah melangkah ke depan. Visi seorang muslim tidak hanya dibatasi oleh kehidupan di dunia ini saja namun lebih dari itu, visinya jauh melintasi batas kehidupan di dunia. Visi seorang muslim adalah kembali dan berjumpa dengan Allah. Baginya saat-saat kematian adalah saat-saat yang indah karena sebentar lagi akan berjumpa dengan sang kekasih yang selama ini dirindukan.

Terkadang kita takut mati karena kematian akan memisahkan kita dengan orang-orang yang kita cintai. Orang tua, saudara, suami/istri, anak. Ini menandakan kita lebih mencintai mereka ketimbang Allah. Jika kita benar-benar cinta kepada Allah maka kematian ibarat sebuah undangan mesra dari Allah.

Namun begitu kita tidak boleh meminta untuk mati. Mati sia-sia dan tanpa alasan yang jelas justru akan menjauhkan kita dari Allah. Mati bunuh diri adalah wujud keputusasaan atas kasih sayang Allah. Ingin segera mati karena kesulitan dunia menandakan kita ingin lari dari kenyataan hidup. Mati yang baik adalah mati dalam usaha menjadi rahmat bagi seluruh alam semesta. Mati dalam usaha mewujudkan cita-cita terbesar yakni perdamaian dan kesejahteraan umat manusia.

Akhirnya orang yang selamat adalah orang yang menyadari bahwa semua harta dan kekuasaan adalah sarana untuk bisa kembali kepada Allah. Jasadnya mungkin bersimbah keluh berkuah keringat, banting tulang menundukkan dunia namun hatinya tetap hanya terpaut pada sang kekasih  Allah SWT. Yang terpenting adalah bagaimana kita bisa kerja keras, berfikir cerdas dan berhati ikhlas.

Duhai Pemilik dunia, ajarkan kami untuk menundukkan dunia, bukan kami yang tunduk kepada dunia. Bila kilauan dunia menyilaukan pandangan kami, bila taburan permata dunia mendebarkan hati kami, ingatkan kami ya Allah. Ingatkan bahwa keridhoan-Mu dan kasih sayang-Mu lebih besar dari pada sekedar dunia yang pasti akan kami tinggalkan. Amin…

dikutip dari: http://isaninside.wordpress.com/renungan/#comment-1279

biarkan tuhan menilaimu…

Terkadang orang berpikir secara tidak masuk akal dan bersikap egois. Tetapi, bagaimanapun juga, terimalah mereka apa adanya.

Apabila engkau berbuat baik, orang lain mungkin akan berprasangka bahwa ada maksud-maksud buruk di balik perbuatan baik yang kau lakukan itu. Tetapi, tetaplah berbuat baik selalu.

Apabila engkau sukses, engkau mungkin akan mempunyai musuh dan juga teman-teman yang iri hati atau cemburu. Tetapi, teruskanlah kesuksesanmu itu.

Apabila engkau jujur dan terbuka, orang lain mungkin akan menipumu. Tetapi, tetaplah bersikap jujur
dan terbuka setiap saat.

Apa yang telah engkau bangun bertahun-tahun lamanya,dapat dihancurkan orang dalam satu malam saja. Tetapi, janganlah berhenti dan tetaplah membangun.

Apabila engkau menemukan kedamaian dan kebahagiaan di dalam hati, orang lain mungkin akan iri hati
kepadamu. Tetapi, tetaplah berbahagia.

Kebaikan yang kau lakukan hari ini, mungkin besok akan dilupakan orang. Tetapi, teruslah berbuat baik.
Berikan yang terbaik dari apa yang kau miliki, dan itu mungkin tidak akan pernah cukup. Tetapi, tetap
berikanlah yang terbaik.

Sadarilah bahwa semuanya itu ada di antara engkau dan Tuhan. Tidak akan pernah ada antara engkau dan orang lain. Jangan pedulikan apa yang orang lain pikir atas perbuatan baik yang kau lakukan. Tetapi, percayalah bahwa mata Tuhan tertuju pada orang-orang yang jujur, dan Dia dapat
melihat ketulusan hatimu.

muhasabah…

Alhamdulillah ya robb…
Kau rizki saat sujud panjang pada hamba dimalam ini
Kau ingatkan akal hamba tentang dari mana hamba berasal.
Ya, dari suatu zat cair yang Amat Menjijikan…amat menjijikan
Namun darinya terjadilah telinga yang teramat bising dengan tilawah Quran
Terjadilah mata yang amat lelah dengan tausiyah
Dan mulut yang tak kenal henti berghibah
Ahhh…Rabb,
Seandainya saja malam ini
Engkau cabut kedua mata ini
Pastilah malam ini adalah malam terakhir hamba melihat tawa si adek
Atau senyum manis bidadari duniaku..
Padahal gedung tinggi untuk diriku pun tak mau
Jikalau harus dibeli dengan mencabut kedua mata ini
Jikalau malam ini nyawa hamba tak dikembalikan
Hamba hanya akan jadi bangkai…ya…bangkai yang menjijikan
Dari sesuatu yang menjijikan kembali menjadi yang menjijikkan
Ternyata dari dulu dunia begini begini saja
Tak ada yang berubah dengan adanya hamba
Ya Robb terima kasih
Masih engkau izinkan air mata ini mengetuk malam-Mu
Masih engkau izinkan kening ini menyentuh sajadahku
Ahh…ternyata betapa nikmatnya ciuman bumi-Mu malam ini
Izinkan dan rindukan hamba mengulangnya esok…