me, my mom, and mother’s day…

hari ini adalah hari istimewa untuk para ibu. tanggal 22 desember ditetapkan sebagai HARI IBU, entah oleh siapa dan dengan alasan apa. hari di mana semua orang berlomba-lomba untuk menunjukkan cinta kasih mereka pada sang ibu. ketika saya membuka salah satu situs jejaring sosial hari ini, home saya di situs itu penuh dengan berbagai macam status orang yang menggambarkan rasa cinta mereka pada sang ibu. mereka juga melakukan berbagai macam hal untuk mengekpresikan rasa cinta mereka pada hari special ini. ada yang bangun pagi-pagi sekali untuk menggantikan tugas sang ibu di pagi hari dan menyiapkan sarapan istimewa untuk beliau, ada yang membuatkan kue, ada yang membeli barang-barang tertentu seperti bunga sebagai hadiah, ada yang merasa cukup dengan memberikan pelukan, ciuman dan mengucapkan “i love you mom”, dan masih banyak lagi cara lain yang digunakan orang-orang untuk membahagiakan ibu mereka pada hari ini…

jika kau bertanya bagaimana saya merayakan hari ini dengan ibu saya? jawabannya mungkin akan di luar dugaan kalian.🙂 ironis sekali. baru pagi tadi saya mengetahui bahwa hari ini adalah hari ibu, kalau bukan karena teman-teman saya yang membincangkannya di kampus, mungkin saya tak akan tahu. dan sesampainya di rumah pun saya tak melakukan apapun seperti yang dilakukan kebanyakan orang pada hari ini. ya, saya memang aneh. mungkin kalian akan berpikir begitu. dari sejak kecil saya tidak terbiasa dengan hal-hal yang seperti itu. jangankan hari ibu, hari ulang tahun pun mungkin hanya sekali pernah saya rayakan dan itu pun diadakan saat saya masih duduk di bangku taman kanak-kanak. saya bukan anak yang terbiasa bermanja-mana pada ibunya, bukan orang yang biasa bicara dengan luwes dengan ibu sendiri, saya tak terbiasa untuk memeluk dan mencium ibu saya, apalagi mengucapkan “saya sayang ibu” dengan mudah seperti layaknya anak-anak lain. yah, apa mau dikata, beginilah saya, beginilah cara hidup keluarga saya…

ketika saya melihat status-status orang-orang tentang bagaimana mereka merayakan hari bahagia ini bersama ibu mereka, saya sempat merasa sedih, mengapa saya tak bisa merasakan apa yang mereka rasakan? pun jika saya mencoba untuk memulai bersikap manis di depan ibu saya, pasti akan terasa sangat canggung, dan ibu saya pasti akan merasa bahwa saya aneh karena melakukan hal yang tak biasa kami lakukan sebelumnya. tapi, meskipun rasa sayang ini tak pernah bisa saya sampaikan secara verbal kepada ibu, tak bisa saya pungkiri bahwa di dunia ini, mungkin ibu lah satu-satunya orang yang tulus mencintai saya. dan juga tak bisa saya bohongi diri saya sendiri bahwa saya sangat menyayangi beliau, melebihi apapun yang ada di dunia ini…

mom, even if i can’t give you a warm big hug today, i wish you knew that  deep inside my heart, you’re the one i truly love…i mean it, mom…

 

4 thoughts on “me, my mom, and mother’s day…

    • ya ampuuun akhirnya di dunia yang lagi bahagia ini ada ya yang senasib sama saya😀
      iya deh tos😛
      hehehe, ngemeng2 saya belum jadi dokter, masih kuliah buat jadi dokter, jadi belum pantes sebenernya dipanggil buk dokter, tapi gapapa deh sekalian doa =P
      makasi ya udah comment, eh malah saya kalo2 bikin makanan, kadang saya malah lupa ultah sendiri -..-”’
      salam persahabatan, makasi udah mampir ^_^

  1. kta ne senasib, saya juga belum biasa mencurahkan rasa sayang secra langsung kepada ibu, mlah tidak pernah.. Hee
    Tpi itulah saya, yg memang dari sononya begini in,,
    slaam knal jga buat calon dokter, semoga ilmunya manfaat buat dunia n akhirat..
    Senang baca2 artikel xa, izin share yc.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s