ustadz Fatih Karim berbicara mengenail Liberalisme dan Jaringan Islam Liberal

siapapun yang membela #Liberalisme buka mata lebar-lebar! inilah liberalisme yang sesungguhnya, liberalisme yang diusung-usung, liberalisme yang hanya akan menjauhkan hati dan jiwa dari Allah dan mendekatkan pada syaithan dan memberi jalan untuk kembali ke Neraka! Na’udzubillahimindzalik.

Penganut liberalisme, pernahkah sadari: Jika benar manusia boleh hidup secara liberal, sebebas-bebasnya, lantas mengapa manusia tak bebas tentukan kelahiran & kematiannya sendiri?

Bagi yang muslim yang berakidah Islam, sudah tentu tidak akan mengambil liberalisme sebagai pemikiran dan jalan hidup | Yang mana keimanannya kepada Allah, menghasilkan kesadaran bahwa posisi dirinya hanyalah mahluk ciptaan Allah, yang lemah tak punya kuasa di hadapan-Nya | Yang mana memahami konsekuensi syahadatnya kepada Allah dan Rasul-Nya, menghasilkan hidup dengan ketundukan 100% diserahkan kepada-Nya dengan wujud kepatuhan dan ketaatan pada syariat-Nya.

selama ini masyarakat sudah dicekoki oleh paham2 liberalisme, dari segala macam sisi kehidupan, terutama media, karena merekalah yang menguasai media, media yang membuat mereka bangkit dan mampu menyebarkan pahamnya secara mudah dan mulus. Islam yang murni mulai tergantikan oleh pemikiran2 liberal yang datang dari kaum2 awam yang terpengaruhi oleh ‘tipu daya’ musuh2 Allah.

cermatlah dalam memilih informasi, kaji kembali keislaman kita. adakah benih2 liberalisme dalam diri kita? dalam cara kita berpikir? jika ada, segeralah istighfar, mohon ampun sebesar2nya pada Allah dan minta perlindungan dari segala hal yang menyesatkan.

kita hanyalah makhluk Allah, yang hidup di dunia ini untuk mencari bekal menuju alam akhirat yang kekal. janganlah sampai terlena pada dunia, karena dunia bukanlah segalanya.

Yuk, mari kita telisik sejarah liberalisme berikut ini oleh ustad Fatih Karim. Jangan anggap remeh pemikiran Liberal karena berdampak pd sikap & perbuatan yg akhirnya juga Liberal, simak

  1. Wajar jika ada hastag #IndonesiaTanpaJIL mengingat mudharat besar yg dihasilkan kelompok ‘kaki-tangan’ barat ini cukup berbahaya
  2. mulai dari membolehkan homoseksual, penolakan terhadap syariat Islam dan pembenaran untuk mengumbar aurat mereka dakwahkan
  3. sampai ke penghalalan nikah beda agama, penghinaan terhadap kerasulan Muhammad SAW, gugatan atas keaslian Al-Qur’an mereka gencarkan
  4. maka wajar ummat Islam menolak liberalisme,bagai menggunting dlm lipatan, mereka menamakan diri Islam padahal justru menikamnnya
  5. ditilik dari segi sejarah, kemunculan kaum liberal (JIL) di indonesia sgt terkait dgn gerakan liberal di dunia Islam umumnya
  6. pada abad ke17, saat Khilafah Utsmani sudah melemah, misionaris kristen mulai melaksanakan aksi mereka di beirut libanon lwt pendidikan
  7. tugas mereka jelas, membuat kaum Muslim ragu dengan agamanya sendiri dan mempertanyakan keabsahan agama mereka
  8. pada abad 18-19,seiring kebangkitan dunia barat krn meninggalkan kristen sbagai agama,masalah liberalisme kaum Muslim pun dimulai
  9. beberapa tokoh barat bersepakat bahwa masuknya Napoleon ke Mesir pd 1798 adl inisiasi awal dari pemikiran liberal di dunia Islam
  10. saat itu, ummat shock mnyaksikan kebangkitan barat& bersamaan dengannya melemahnya Khilafah Islam, dan mulai bertanya-tanya
  11. “apa yang membuat barat bangkit?” dan “yang membuat Islam lemah?”, begitulah yang dipikirkan ilmuwan2 Islam saat saksikan majunya barat
  12. “apakah kita lemah&barat kuat karena cara pikir barat lebih baik dari cara pikir kita?” begitulah syaitan menyusup lewat akal
  13. maka saat itu pemikir2 Islam banyak merapat ke barat, membuka dialog, mengapa “barat maju sementara Islam melemah”
  14. tanpa kaum Muslim sadari, melemahnya Khilafah saat itu sesungguhnya karena melemahnya pemikiran Islam, bukan karena Islam melemah
  15. saat itu bhs arab telah melemah penggunaannya, filsafat persia& yunani pun meracuni pemikiran, belum lagi ijtihad yg tak digalakkan
  16. namun sebagaimana jebakan barat, kaum Muslim mulai diperkenalkan dgn cara pikir barat yg liberalis, anak kandung dari sekulerisme
  17. yakni “memisahkan antara agama dan negara”, “menolak otorisasi kelompok tertentu menafsirkan dalil” itu kampanye barat pada Islam
  18. Expand
  19. barat via prancis, inggris& AS berusaha mengenalkan paham yg membangkitkan mereka pada kaum Muslim,yaitu “meninggalkan agama”
  20. barat sangat sadar,adanya Khilafah menutup jalan bagi mereka utk menguasai Muslim, krn itu liberalisasi agama jadi jawaban
  21. maka melalui upaya liberalisasi agama, barat berusaha menanamkan bahwa modernisasi adlh meninggalkan agama sbagai dasar pikir, keharusan
  22. liberalisasi agama ini mendapatkan sambutan, khususnya dari misionaris kristen & cendekiawan Islam yg disekolahkan keluar negeri
  23. generasi awal (1830-1870) liberalis tmsk Rifa’ah Rafi Al-Tahtawi, menimba liberalism di Prancis&membawa pendidikan sekuler ke Mesir
  24. pula tokoh kristen Butrus al-Bustani yg menyebarkan pemikiran cabang liberalisme yaitu nasionalisme arab, utk memisahkan dari khilafah
  25. generasi kedua (1870 – 1900) dari mereka lebih berani, kali ini kaum liberal menggugat bahwa Al-Qur’an&Islam adl agama bias gender
  26. Maka muncullah perusak Islam lainnya, liberalis generasi kedua yaitu Muhammad Abduh&Jamaluddin al-Afghani guru-murid pengusung liberal
  27. banyak ummat Muslim menyangka mrk adalah ulama pembaharu Islam, pada hakikatnya mereka ini adalah pengkhianat yg menjual Islam
  28. khusus Jamaluddin ini, Khalifah Abdul Hamid II dlm catatan hariannya pernah mengatakan dia layaknya “pelawak” kaki tangan Inggris
  29. setelah pan-arabisme (nasionalisme arab) yg diusung Jamaluddin gagal, ia malah meminta lindungan pada tentara kafir, begitulah “pelawak”
  30. gerakan liberalisme generasi kedua ini tampil lebih vulgar, mulai mengusung pemakzulan Khilafah, sebagaimana diinginkan majikan baratnya
  31. ide liberalisasi agama dalam bentuk penolakan terhadap syariat dalam format Khilafah ini mengkristalisasi pada generasi liberalis ketiga
  32. generasi ketiga ini 1900 –1939, dgn tokohnya spt Muhammad Rasyid Ridha, Ali Abdur Raziq dan Thaha Husain
  33. gugatan mrk terhadap Khilafah, juga dibarengi dgn meniupkan benih nasionalisme pada pemuda Arab, Turki, dan lainnya
  34. Nasionalisme inilah kelak memberi ruh pd gerakan revolusi arab &gerakan turki muda, yg berujung pada runtuhnya Khilafah di 1924
  35. Nah, generasi liberal ke3 inilah yg banyak direspons oleh dunia Islam, termasuk Indonesia yang terpengaruh dengan pemikiran liberal
  36. da’i liberal semacam Muhammad Arkoun, Nashr Hamid Abu Zaid, Rasyid Ridha dll, mulai mewarnai pemikir-pemikir Indonesia
  37. adalah Muhammad Tahir Djalaluddin, murid Muhammad Abduh yg ‘berjasa’ menyebarkan liberalisme di nusantara dan ranah melayu
  38. sesampai dari mesir, ia menyebarkan pemikiran Muhamamd Abduh dan Jamaluddin al-Afghani tentang liberalisme di majalah al-Imam
  39. tema sentral majalah al-Imam ini adalah feminisme, kebebasan berpendapat (walau tak sesuai syariat) dan tema liberal yg lain
  40. Pada 1970-an, gerakan liberal ini menemukan relungnya di sini lewat Nurcholish Majid, sesepuh liberal di Indonesa
  41. Nurcholish Majid mewarisi liberalisme dari Fazlur Rahman, dosennya di Chicago yg mengusung tafsir ‘kontekstual’ bukan ‘tekstual
  42. Tafsir kontekstual ini menyatakan bahwa dalil Qur’an bukan dilihat secara teks kata2, tapi maknanya (konteks) saja sudah cukup
  43. Misal, menutup aurat maknanya adl menjaga kehormatan n melindungi diri, jadi bila sudah terhormat&terlindung, tak perlu tutup aurat!
  44. Nurcholish misalnya menyatakan “Tiada tuhan (t kecil) kecuali Tuhan (T besar)” dan mengajarkan bahwa semua agama itu benar
  45. juga ajarannya Islam Yes parpol Islam NO,juga ide nyeleneh lainnya berlabel intektual muslim
  46. menjelang 1970-an, gerbong liberalisme bertambah panjang dengan daftar nama Harun Nasution, Abdurrahman Wahid dan Munawir Sjadzali
  47. mereka miliki kesamaan, yaitu kekaguman atas Muhammad Abduh, Ali Abdur Raziq, Rasyid Ridha dan pemikir liberal lainnya
  48. saat itu, tak ayal lagi, pemikiran liberal mulai menyusup pada cendekiawan NU dan Muhammadiyah, khususnya para santri muda mereka
  49. maka pd 2001, digalang Ulil Abshar, Gonawan Moehammad dibentuklah JIL untuk satukan seluruh organisasi bernafas liberal di Indonesia
  50. di situs islamlib(dot)com dinyatakan, lahirnya JIL sbagai respon atas bangkitnya “ekstremisme” &“fundamentalisme” agama di Indonesia
  51. intinya gerakan JIL adl membuat ummat berpaling dari Islam memanfaatkan isu “ekstremisme”, “fundamentalisme” n “radikalisme”
  52. semestinya Selamatkan ummat “Dengan Syariah mereka malah Selamatkan ummat “Dari” syariah…naudzubillah min dzalik!
  53. mereka menggugat Al-Qur’an&Rasul, menyalahkan ahli tafsir dan ulama terdahulu, serta menafsirkan ayat sebatas batok kepala mereka
  54. Ulil Abshar Abdalla misalnya menyatakan “Semua agama sama. Semuanya menuju jalan kebenaran. Jadi, Islam bukan yang paling benar!
  55. Sumanto al-Qurthuby menulis “hakekat Al-Qur’an bukanlah ‘teks verbal’ yg 6666 ayat bikinan Utsman itu melainkan gumpalan2 gagasan.”
  56. Luthfi Assyaukani “Jilbab itu kan dipake khusus buat shalat/pengajian.Kalau di tempat umum ya mesti dibuka. #Istighfar…..,”
  57. begitulah kerjaan mereka, selain itu mereka juga aktif mengadakan acara2 pemurtadan secara pemikiran, dan disokong dana barat
  58. JIL juga merilis FLA (fikih lintas agama) yang membolehkan nikah beda agama, penghapusan nisbah warisan dan masa iddah ada pada laki2
  59. mereka mengkampanyekan sekulerisme, pluralisme dan liberalisme (sepilis) sebagai tandingan ide syariat Islam dan Khilafah Islam
  60. walau MUI telah mengharamkan sepilis kaum liberal ini, namun masyarakat tetap dijejali dengan ide ini, khususnya kaum awam
  61. termasuk menyebar derivat sepilis seperti demokrasi yg mengambil hak Allah sebagai penentu halal dan haram&serahkan pd suara mayoritas
  62. liberalis membeli acara2 tv dan artikel di koran dengan uang dari barat dan memaksa ide liberal bercokol di kepala generasi Muslim
  63. tak hanya tulisan& radio, mereka jg merambah sinetron, dan film2 bioskop, seminar2 di kampus dan partai2 politik
  64. org liberal merasa mereka keren ketika bisa kutip pendapat2 barat, tanpa sadar mereka cuma tugasnya membeo majikannya saja
  65. menjual agama atas dalil modernisasi, kebablasan, itulah kaum liberal, yang terkadang juga gak konsisten sama pendapatnya sendiri
  66. bilang semua agama sama2 benar, tapi disuruh pindah agama keluar Islam gak mau, gak konsisten toh?
  67. ktnya semua agama sama, tapi mati masih mau dishalatin, kalo gtu ya dibakar aja trus debunya dibuang ke sungai gangga #konsintenlah
  68. Betul ketika Hudzaifah meriwayatkan hadits Nabi bhw akan ada “da’i-da’i yg menyeru pada neraka jahannam, yg ikut mereka akan masuk neraka”
  69. Nabi jelaskan bahwa da’i penyeru neraka ini “dari kaum yg kulitnya sama seperti kamu, dan berbicara dengan bahasa kalian
  70. begitulah JIL, berkulit Islam dan berbahasa Al-Qur’an, namun yang diserukannya adalah menuju pintu neraka jahannam.. innalillahi..
  71. konsisten sekuler, web mereka jelaskan dasar JIL poin f). Memisahkan otoritas duniawi dan ukhrawi, otoritas keagamaan & politik
  72. singkat cerita, sama seperti pendahulu2nya, sepertinya majikannya juga masih sama, JIL ingin menggagalkan penerapan syariat Islam
  73. karena itulah kaum liberal dan JIL paling sewot bila ada kelompok yg menginginkan formalisasi syariat dalam negara dlm bentuk Khilafah
  74. bila generasi liberal lalu memakzulkan Khilafah, maka peliharaan barat generasi baru ini menghalang-halangi kembalinya Khilafah Islam
  75. subhanallah, terkadang Allah menguji kaum Muslim dengan musuh bersama, yang kita bersatu karenanya, menyadari pentingnya ukhuwah Islam
  76. oleh karena itu, #IndonesiaTanpaJIL perlu digemakan, dan kita lanjutkan Indonesia Dengan perjuangan Syariah dan Khilafah

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s