Mau seberapa ingkar kita pada Allah?

ijmak sahabat menyatakan, hukuman bagi pelaku homoseksual atau sodomi adalah HUKUMAN MATI (tanpa dibedakan apakah pelaku sudah menikah atau belum pernah menikah.


kekerasan seksual dalam bentuk perkosaan, jika pelakunya sudah menikah akan dirajam hingga MATI, sedangkan yang belum menikah dijilid seratus kali. 


di Indonesia (yang masih menggunakan sistem demokrasi, yang sekulernya nggak ketulungan) homoseks hanya dianggap ‘kelainan jiwa’, malah ada yang menganggap itu normal dan menjadi bagian dari HAM, tidak dihukum, tidak mendapat efek jera. zina dianggap sah2 saja, pacaran sudah dianggap budaya, tayangan dan lagu-lagu mengandung unsur pornografi dibiarkan merajalela, pezina diberikan lokalisasi, disediakan alat pengaman bernama kondom. astaghfirullaaah! marilah kita renungkan ini, tidak akan pernah negeri ini bisa selamat dari ancaman kejahatan seksual jika tidak kembali pada hukum2 Allah. bukankah Allah menciptakan islam itu sempurna? apa yang membuat kita ragu sampai masih saja mengusung tokoh sekuler yang jelas2 tak pernah menyatakan ingin memberlakukan hukum Allah di bumi Indonesia yang kita cintai ini? bukankah semua hukuman itu sudah dijelaskan Allah dan Rasulnya dalam Al Qur’an dan Hadits? lantas hak asasi manusia macam apa lagi yang mau dituntut? mau seberapa ingkar kita pada Allah? 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s