Umat Islam – DULU dan KINI

Dulu saat masyarakat eropa masih percaya takhayul, semua barang yg menjadi hasil science dianggap memiliki kekuatan magis, masyarakatnya berada dalam kebodohan hingga masa itu dikatakan sebagai masa kegelapan di eropa (dark age).

Sedangkan di jazirah arab di mana masa kekhilafahan masih berjaya dengan daerah kekuasaan yg membentang sangat luas dan sistem pemerintahan islam masih di gunakan, ilmu pengetahuan sangat berkembang pesat dan bermunculan berbagai cendekiawan dari berbagai bidang ilmu, seperti ibnu sina dalam bidang kedokteran, az zahrawi dalam bidang ilmu bedah, al khawarizmi sebagai ahli matematika, jabir ibn hayyan dlm bidang kimia, al idrisi pakar geografi, nashrudin ath thusi pakar astronomi, imam empat mazhab (hanafi, maliki, syafii, hanbali) dalam bidang ilmu islam. mereka muncul dan memberikan kemajuan bagi peradaban Islam hingga nama daulah/negara islam sangat dihormati, disegani, dan ditakuti pada masa itu. 

Mereka bisa muncul karena sistem pemerintahan yg digunakan adalah sistem pemerintahan islam, yg memberikan keluasan dan keleluasaan bagi siapapun untuk mengembangkan diri, menambah ilmu sebanyak-banyaknya, tanpa memikirkan biaya pendidikan, tanpa harus susah dengan uang gaji yang habis karena biaya kesehatan. Pendidikan dan kesehatan di gratiskan, semua sumber daya alam yang menunjang hajat hidup orang banyak di kelola langsung oleh negara, tidak boleh ada pihak swasta dan asing yang mengelola dan melakukan privatisasi untuk keuntungan pribadi. Dan hasil dari sumber daya alam digunakan sepenuhnya untuk kesejahteraan ummat. Perpustakaan dan laboratorium berdiri di setiap sudut kota, semua orang boleh dengan bebas mengasah kemampuannya dan berlatih menjadi penemu.

Coba lihat apa yg terjadi pada umat islam saat ini. Jika disebut nama islam di tengah2 bangsa barat, mereka akan mengatakan ”islam itu bodoh, miskin, kotor, terbelakang, mudah di profokasi, mudah dikendalikan, mudah di pecah belah, teroris,” tak ada lagi yang tersisa dari umat islam saat ini. Tak ada lagi nama besar islam yang kuat dan dihormati. Tak ada lagi kedigdayaan daulah islam.

Umat islam saat ini meski jumlahnya banyak namun seperti buih di lautan. Mereka fokus mempertahankan kesukuannya, kenegaraannya, tak peduli pada saudaranya di negara lain yg sedang menderita dan disiksa. Mereka banting tulang mencari nafkah untuk makan dan menyekolahkan anaknya, sedangkan biaya pendidikan semakin melambung tinggi. Yang bisa bebas sekolah di mana saja sampai jadi profesor hanya orang2 berduit. Baru punya uang sedikit namun akhirnya jatuh sakit, mereka harus lagi merogoh kocek dalam-dalam guna membayar biaya kesehatan yg semakin tinggi membumbung dan sudah di komersialisasi oleh beberapa pihak.

Di Indonesia, minyak bumi, emas, perak, tembaga, batu bara, hasil hutan, hasil laut, mau cari apa lagi? Semuanya ada! Tersedia dan gratis diberikan oleh Allah? Tapi apa yg terjadi? Perusahaan2 besar bernama freeport, petronas, newmont dan lain2 lah yg menguasai, dan itu DILEGALKAN oleh pemerintahnya sendiri karena tak bisa membiayai anak bangsa untuk mengelola sumber daya alam nya sendiri. 

beginilah nasib umat tanpa seorang khalifah yang melindungi dan mengayominya. Sudah begini keadaan umat di seluruh dunia, masih saja ada yang mengatakan khilafah tidak dibutuhkan. Masih saja ada yg tidak percaya bisyarah Rasulullah bahwa di akhir zaman akan muncul kembali khilafah rasyidah. Masih saja ada yang percaya pada sistem pemerintahan yg memang digunakan musuh2 Allah untuk memecah belah ummat agar mementingkan kesukuan dan kenegaraannya saja. Masih saja ada yang mengatakan islam tak pernah mengajarkan berpolitik dan islam tak perlu dikejar dan dibangkitkan dengan politik. Masih saja ada yang mengatakan ‘hanya’ perbaikan individu yg dibutuhkan utk memperbaiki kerusakan dan kebobrokan yang ada di seluruh dunia ini dan tidak butuh koar2 menegakkan khilafah dan syariat islam. Masih saja ada yang mengatakan orang2 yang memperjuangkan tegaknya khilafah, memperjuangkan janji Allah dan kabar gembira Rasulullah, sebagai perusak ukhuwah, perusak NKRI, aliran sesat…ya Rabbi, maafkan kami, dan tunjukkanlah kami jalan yang lurus dan engkau ridhoi…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s