Kami bukan manusia sempurna, sungguh….

Ada perbedaan yang jauh sekali antara membenci manusia dengan membenci kemaksiatan…
Ada perbedaan yang jauh sekali antara memperingatkan dan menasehati, dengan mencerca dan menghina…

Biasanya, saat seseorang mengungkapkan sesuatu, akan bisa ditangkap berbeda oleh orang yang mendengarkannya. Kenapa? Karena semua dikembalikan pada ‘hati’. Jika hati ikhlas menerima kritik, mendengarkan nasehat dari orang lain, dan mau membuka diri, maka penerimaannya akan baik. Sedangkan hal ini akan ditangkap berbeda jika hati tak mau di ajak ‘bekerjasama’. Sebaik apapun bahasa seseorang, jika ‘hati’ masih tak mau bekerjasama, maka akan tetap terasa sebagai sindiran, hinaan dan cercaan yang membuat kita jadi sangat tersinggung. 

Saya pun dulu pernah mengalaminya, ketika seseorang mengatakan ‘pacaran itu haram’ dan saya masih menjalaninya. Tiba-tiba di kepala rasanya keluar tanduk. Kesel se kesel keselnya.  maka marilah kita membuka si hati dan ajak dia bekerjasama, agar kita bisa menerima semuanya dengan hati yang lapang. Menasehati seseorang itu kewajiban setiap muslim, bahkan seorang pendosa seperti saya pun punya kewajiban untuk tetap mengingatkan kebaikan pada orang lain. Bukanlah berarti saya atau rekan2 lain yg ingin berdakwah itu merasa diri sempurna dan tanpa cela. Dihadapan Allah, saya hanyalah seorang manusia yang berlumuran dosa, dan masih bergelut dengan keras untuk menghapus dosa-dosa ini satu per satu. Tapi kewajiban tetaplah kewajiban. Tetap harus ditunaikan, karena jika tak ditunaikan justru akan semakin menambah berat timbangan dosa kelak di hari akhir. Semoga Allah selalu memaafkan kesalahan kita semua dan memberikan kita hati yang penuh keikhlasan. 

8 thoughts on “Kami bukan manusia sempurna, sungguh….

  1. assalamualaikum,wr.wb,.
    salam kenal,.
    Dari dulu saya takut untuk amru bil ma’ruf/dakwah,dikarenakan takut menjadi orang yang dimurkai alloh,.seperti pada surat as-shof ayat 1,.namun disisi lain banyak hadits yang menyuruh al amru bil ma’aruf,.sehingga saya sering memilih jalan annahyu anil mungkar dengan selemah lemahnya iman yakni hanya dengan penolakan dengan hati,.
    Nmun kalimat ini ” Bukanlah berarti saya atau rekan2 lain yg ingin berdakwah itu merasa diri sempurna dan tanpa cela. Dihadapan Allah, saya hanyalah seorang manusia yang berlumuran dosa, dan masih bergelut dengan keras untuk menghapus dosa-dosa ini satu per satu. Tapi kewajiban tetaplah kewajiban. Tetap harus ditunaikan, “.
    Mengurangi ketakutan saya dalam dakwah,.postingan ini lumayan menjadi cambuk buat diri saya pribadi,.
    Wa jazakillah khoir,.

    • wa iyaki….
      seburuk apapun manusia, tetap dia punya kewajiban untuk amar ma’ruf nahi munkar sambil tetap bermuhasabah dan berusaha memperbaiki diri…
      semoga bermanfaat…🙂

      • Afwan,.bukan kah seharusnya wa Iyaka,.kalo wa iyaki kan buat wanita,takutnya ntar it jadi do’a yg tadinya qodrat saya laki malah jadi wanita,.hehehe
        alal aqol,alhamdulillah iseng” nemu blog yang bermanfaat,.
        terlebih penulisnya dari lombok lagi,.
        I am Proud of you ,.🙂

      • astaghfirullah….afwan2….iya bener….kebiasaan jawabnya gitu ke temen sesama akhwat soalnya😀
        alhamdulillah jika bermanfaat…kita kembalikan saja pujiannya pada Allah yang jadi pemilik tubuh dan jiwa kita🙂

  2. Syukron2,.
    kalo gt pujiannya diganti do’a aja,.semoga ALLOH sang pemilik jiwa dan raga senantiasa memberkahi ukhti, meridhoi setiap niat dan amal, dan senantiasa bermanfaat untuk agama, dan orang tua,.dll
    dan afwan juga sudah mengotori blognya dengan komen ana yg ga penting,.
    oya ana bisa nemu blog ini karena ana lagi dapat amanah dari umi ana mencari sesuatu tp blm ketemu kayaknya, alhamdulillah nemu hal yang bermanfaat, (untuk mencegah prasangka yang tak diharapkan),.salam kenal,.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s