Menerapkan Syariat Islam dalam Sistem Demokrasi….?????

Mumpung lagi tadarusan ni, coba buka surat Al Baqarah ayat 183….

Di sana tertera perintah Allah (kewajiban) untuk berpuasa kan?

Nah….

Sekarang coba naik 5 ayat ke atas….

Di sana tertera “Hai orang-orang yang beriman, DIWAJIBKAN atas kamu QISHAASH……” 

Menurut kalian apakah qishaash bisa dilaksanakan dalam sistem demokrasi???

Hanya dalam sistem pemerintahan islam saja lah qishaash itu bisa dilaksanakan. Dalam sebuah daulah islam, yang dipimpin oleh seorang khalifah. 

Inget lho, hukum qishaash itu WAJIB menurut Allah, jadi kita yang manusia ini tak punya hak untuk merubah2 hukum tersebut dengan alasan apapun, dengan pertimbangan apapun, dalam kondisi apapun. 

Dan karena sekarang kita belum bisa melaksanakannya (qishaash) karena belum ada daulah islam yang akan menerapkannya, maka WAJIB pula hukumnya untuk kita menyeru pada penegakan khilafah kepada seluruh masyarakat. 

Caranya? Dengan dakwah, itu saja, Rasulullah juga dulu hanya menempuh jalur dakwah saja. 

Apakah kita perlu masuk ke dalam sistem demokrasi agar langkahnya jadi terasa lebih realistis daripada sekedar ‘omong doang’? hmmm….apakah pernah ada satu saja partai, calon legislatif atau calon presiden yang mengatakan dengan lantang “Akan menerapkan syariat islam secara total jika saya terpilih nanti” ??? jawabannya pasti “tidak ada”, iya kan? Kenapa? Karena jika kita menyuarakan “penerapan syariat islam” dalam bingkai demokrasi, whoooaa, kita pasti akan dirongrong oleh para suksesor demokrasi, para suksesor sistem sekuler ini. mereka tak akan pernah membiarkan syariat islam diterapkan di negara ini karena jika syariat islam diterapkan hilang pula lah wahana bermain mereka, tak ada lagi jalur untuk bisa melakukan korupsi, tak ada lagi jalur untuk suap menyuap, tak ada lagi jalan bagi para pemilik modal dan pengusaha untuk men’setting’ kebijakan pemerintah agar sesuai dengan kemauan mereka. 

Jadi yang bisa kita lakukan apa? Ya itu tadi. dakwah, dakwah, dakwah, ngomong, ngomong dan ngomoooong terus. 

Sampai kapan? Sampai sebagian besar masyarakat paham pentingnya penerapan syariat islam secara total di bumi nya Allah ini, agar kelak masyarakat inilah yang mendesak pemerintahannya digantikan dengan sistem pemerintahan islam, sampai aparat kemanan mau memberikan perlindungan jika di negara ini (contohnya indonesia) akan ditegakkan kekhilafahan dan diruntuhkan demokrasi, sampai sebagian besar petinggi negara mau mengubah negara ini dari negara sekuler menjadi daulah islam. 

Indahnya jalan dakwah, indahnya jalan damai yang diajarkan Rasulullah. Anarkis itu bukan solusi ya untuk menegakkan khilafah. Jadi yang bilang khilafah sudah tegak tapi pakai jalur anarkis dan tak punya perlindungan dari negara manapun, itu bukan kekhilafahan yang sah. 

wallahu a’lamubissawab

semoga bermanfaat. 

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s