kita sering di ajarkan untuk ber’empati’ terhadap orang lain…
sungguh, sebenarnya kemampuan untuk bisa memahami kondisi seseorang, dan memahami kesulitan yang dihadapi orang lain itu tidak mudah. hanya 1 diantara beribu orang yang bisa berusaha memahami dan mengerti kondisi orang lain, dan lebih sedikit lagi yang bisa ber’empati’ dengan benar….
kita lebih mudah untuk menjudge, menyakiti, menghakimi, mengambil kesimpulan dengan serampangan, dan mencocok-cocokkan kondisi orang lain dengan apa yang kita alami, padahal belum tentu ketika kita ditempatkan dalam kondisi yang sama lantas kita bisa ‘bertahan’, lantas kita bisa leluasa menentukan opsi dan mengambil keputusan…
karena hidup satu orang dengan orang lain itu tak sama….

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s