hujan

hujan
terimakasih telah datang menemaniku
sudah lama sekali rasanya sejak kepergianmu
yang menggantikanmu justru matahari yang teriknya begitu garang

meski hadirmu sangat kunantikan
tapi kini kau malah membuat rasa sepi ini semakin menyiksa
kau tahu?
lelaki itu, yang pernah kuceritakan padamu tahun lalu
kini ia telah sepenuhnya pergi
tak ada sedikit pun kesempatan bagiku untuk meraihnya
tidak, dia tak pernah memberikan izin
dia tak pernah membuka pintu hatinya
sedikitpun  tidak

sekarang apa yang harus kulakukan?
apa kau yakin aku bisa mudah melupakannya?
aku sendiri tak yakin
semakin kuat usahaku melupakan, semakin kuat akar-akar perasaan itu menancap ke dasar hati

duhai hujan
jangan cepat pergi
paling tidak, temani aku untuk waktu yang lebih lama tahun ini
tutupi air mataku jika aku menangis dibawah tetesanmu
sembunyikan dukaku dengan tirai-tirai derasmu
tak apalah jika kau tutupi aku dia akan semakin tak melihatku
tak apalah jika dia memilih begitu
yang penting kau tetap di sini untukku
kau mau kan?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s