Belum bisa move on dari hasil pemilu kemarin?

mungkin masih banyak, bahkan terlalu banyak yang menganggap permasalahan indonesia ini terjadi karena ‘tokoh’ presidennya, tapi jarang ada yang mau tahu bahwa permasalahan ini sesungguhnya bersifat SISTEMIK akibat kesalahan pada SISTEM, yang tidak akan selesai hanya dengan mengganti presiden saja, tapi juga mengganti keseleruhuan sistem nya.

ada juga yang menganggap bahwa “pemerintahan SBY kemarin jauh lebih baik daripada sekarang”, pernahkah anda tahu bahwa SBY pernah mengeluarkan pernyataan berkut?

“…Kedepan pemerintah hanya berperan sebagai pembuat kebijakan, peraturan, dan fasilitator. Sedangkan peran swasta harus tumbuh dalam berbagai sektor pembangunan ……”

dalam artian, para presiden–siapapun dia–yang terpilih dalam sistem demokrasi, hanya akan memfungsikan pemerintah sebagai REGULATOR/PENGATUR/PEMBUAT KEBIJAKAN. bukan untuk mengurusi urusan rakyat secara langsung, bukan sebagai pengayom umat dan masyarakat, karena bukan begitu asas demokrasi yang sesungguhnya. rezim noeliberal adalah rezim yang menganggap bahwa pemberian subsidisi macam APAPUN kepada rakyatnya oleh negara adalah HARAM hukumnya karena dapat merugikan negara. beginikah sebuah sistem kenegaraan yang anda inginkan? maka jika presiden yang terpilih adalah presiden yang berbeda, sesuai dengan harapan anda, bisakah anda menjamin sistem yang bobrok dari akar sampai buahnya ini bisa ia perbaiki?

“… State regulation is a source of economic inefficiency. Hence, the role of the state in economic affairs should be minimized..“(Pengaturan Negara merupakan sumber ketidakefisiensian sehingga peran Negara dalam aspek ekonomi harus diminimalisasi) — The State and Neo Liberalism. Based on Cypher and Dietz The Process of Economic Development

begitulah pandangan rezim neolib mengenai fungsi sebuah negara

kita ambil contoh permasalahan yang paling besar saat ini, yakni masalah kenaikan BBM. siapa bilang BBM hanya akan naik pada masa pemerintahan jokowi? rencana kenaikan BBM sesungguhnya sudah digadang-gadang sejak masa pemerintahan SBY, dan baru terealisasi pada masa pemerintahan jokowi. apakah jiwa prabowo yang terpilih, BBM tidak akan naik? jawabannya adalah tidak. karena rencana kenaikan ini sudah disepakati oleh pemerintah jauh-jauh hari. hutang yang melilit indonesia lah yang menjadi penyebabnya. negara kita sudah mempersilahkan kepada ‘pihak asing’ untuk mengatur segala kebijakan melalui ‘barter’ hutang tersebut. kenaikan BBM ini adalah usaha pihak asing untuk menguasai secara penuh sektor minyak bumi indonesia, dari hulu (yang sudah lama dikuasai asing sebanyak 80%) hingga sektor hilir (dengan dibangunnya SPBU asing yang mampu bersaing dengan SPBU lokal milik pertamina). itu baru satu contoh saja, dan masih banyak contoh lain bertebaran, terbuka bagi siapapun yang ingin menelaah dan mengambil pelajaran.

jadi, yang belum bisa move on dari hasil pemilu kemarin, bukalah mata anda lebar-lebar, bahwa meskipun presiden yang terpilih adalah presiden yang menurut anda baik, jika sistem yang digunakan masih sistem yang mengizinkan negeri ini untuk hancur, maka akan semakin hancurlah negeri yang kaya raya ini.

“Telah tampak kerusakan di darat dan lautan akibat perbuatan tangan manusia, supaya Allah swt merasakan kepada mereka sebagian dari (akibat) perbuatan mereka agar mereka kembali (ke jalan yang benar)” (Terjemahan QS Ar Ruum(30):41)

Apakah jalan yang benar itu? satu-satunya Jalan yang benar, yang ditunjuki Allah SWT adalah dengan menerapkan hukum-hukum (syariah) yang telah diturunkan Allah swt. Dalam konsep-konsep syariah ini, prinsip tata kelola pelayanan kebutuhan publik yang shahih/baik menyatu dengan sistem politik kenegaraan Islam, dan konsep syariah ini hanya bisa diterapkan dalam sebuah sistem kenegaraan, yakni Khilafah Islam. sebuah sistem yang terbukti berhasil mewujudkan kesejahteraan kehidupan bagi umat manusia selama ratusan abad. sebuah sistem dimana penguasa/pemerintah tidak hanya berfungsi sebagai regulator yang lepas tangan terhadap urusan rakyatnya, tapi berperan total sebagai pengurus umat yang bertanggung jawab penuh dalam pengelolaan pemenuhan hajat hidup rakyat.

tidakkah kalian menginginkan kesejahteraan itu? tidakkah kalian menantikan masa di mana islam mampu menjadi rahmat bagi seluruh ummat? masihkah berharap pada sistem yang belum genap 100 tahun umurnya namun sudah menampakkan kerusakan dimana-mana? ayolah MOVE ON, masalah negeri ini tak kan terselesaikan hanya dengan mengganti presiden, tapi dengan mengganti keseluruhan sistem menjadi sistem yang diridhoi ALLAH swt, yakni khilafah islamiyah.🙂

 

One thought on “Belum bisa move on dari hasil pemilu kemarin?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s