Yang ditulis oleh seseorang itu kadang bukan kisah nyata, bukan kejadian yang sesungguhnya terjadi dalam kehidupan si penulis, tapi lebih pada harapan, reka-rekaan masa depan, sesuatu yang ia impikan akan terjadi dan berlaku dalam kehidupannya

Yang ditulis oleh seseorang itu malah lebih sering berupa teguran dan tamparan bagi dirinya sendiri, bukan untuk orang lain, tapi semata-mata untuk mengadili dirinya, atas kesalahan yang pernah dan sedang ia lakukan..

[ Mindeulle ]

Mbah…

Mungkin Allah memanjangkan usianya untuk memberikan pengajaran pada kami, bahwa kelak di hari tua kami pun akan menjadi selemah dirinya, dan jadi amat sangat membutuhkan bantuan dan kasih sayang anak dan cucu untuk bisa tetap bertahan… 

Mungkin Allah menjaga nya hingga saat ini untuk menguji keikhlasan dan kesabaran kami. Sesabar dan seikhlas apa kami menghadapi tantrum nya yang jauh melebihi tantrum anak balita, menghadapi penyakit usia tua yang kian hari kian menggerogoti tubuh ringkih dan lemahnya… 

Ya Rabb, ampuni segala dosanya, terima seluruh amal ibadahnya. Jika seluruh penyakit dan rasa lelah yang ia rasakan saat ini adalah caramu untuk menghapus segala dosa nya yang terdahulu, maka ampunilah seluruhnya tanpa tersisa satu biji zarah pun, ya Rabbana… 

mana lebih jadul, demokrasi atau khilafah islam?

mana lebih jadul, demokrasi atau khilafah islam?

jelas jawabannya demokrasi

masih ingat kata “demos” dan “kratos”? dari mana dua kata tersebut berasal? Yak, tepat sekali, dari zaman yunani kuno. Jadi demokrasi memang lahir dari peradaban yunani kuno, peradaban yang luar biasa bobroknya, peradaban yang tidak memandang harkat dan martabat manusia. nggak perlu jauh2 untuk lihat contoh peradaban yunani, tinggal nonton aja film2 hollywood yang berlatar kehidupan bangsa yunani, lihat bagaimana jahiliyahnya gaya hidup mereka. lihat juga bagaimana cara kotor mereka untuk memperebutkan dan mempertahankan kekuasaan.

Dan kemudian datanglah khilafah islam, sebuah sistem yang berasal dari Allah sang penguasa jagad raya dan seisinya yang dengan diterapkannya sistem ini harkat dan martabat manusia, terutama kaum wanita dijunjung tinggi, kesejahteraan merata di seluruh lapisan masyarakat, kriminalitas merosot jauh, dan nama islam sebagai sebuah agama dan ideologi menjadi nama yang begitu disegani dan dihormati. sebuah sistem yang berhasil membuat peradaban yunani nampak tak punya ‘gigi’ untuk bisa dibanggakan melawan peradaban umat yang menerapkan sistem yang sempurna ini.

jadi, masih mau membanggakan dan menggunakan demokrasi?? masih mau membanggakan dan menggunakan sebuah sistem jadul, yang berasal dari akidah kafir, yang sudah terbukti kebobrokannya ini???
banting setir ke khilafah aja deh

terkadang dalam menilai baik atau buruknya, benar atau tidaknya sesuatu, manusia lebih cenderung menggunakan akal dan nafsu, melihat berlandaskan kemanfaatan dan kesesuaian bagi dirinya sendiri. padahal Allah telah menyuruh kita utk mengembalikan semuanya pada Al Qur’an dan assunnah. nafsu memang harus kita tundukkan dengan akal, namun akal kita ini juga sangat terbatas, oleh karena itulah Allah mengarahkan cara berpikir kita dengan buku panduanNya dan melalui perantara lisan Rasulullah. tak ada aturan hidup dan cara pandang yg lebih baik selain yg diberikan dan ditawarkan Allah