“Kita tidak akan pernah mendapatkan sesuatu jika kita terlalu menginginkannya. Kita tidak akan pernah mengerti hakikat memiliki, jika kita terlalu ingin memilikinya. serahkan semuanya pada Allah saja”

DIsadur dari novel “Sunset Bersama Rosie”

Islam bicara ‘CINTA’

Islam tidak pernah mengaharamkan cinta. Islam mengajarkan cinta agar berjalan pada koridornya, yakni dgn mengikatnya dalam pernikahan. Sebaliknya islam melarang keras segala interaksi cinta yg tdk halal. Karena islam adalah agama yg memuliakan manusia. Islam mencegah kerusakan2 yg akan terjadi pada diri manusia dikarenakan cinta yg dilangsungkan dalam ikatan tdk halal tersebut. 

Sayangnya, kaum muslimin kini hidup dalam kungkungan masyarakat yg sebagian besar salah kaprah dalam hal cinta. Karenanya tdk dikenal lagi kesakralan pernikahan dan kesucian diri, apalagi kehormatan dan kemuliaan jiwa. Semua sudah terganti dengan pergaulan bebas, ada yg menyebutnya pacaran, teman tapi mesra, dibalut dlm alasan adik-kakak, teman dekat, atau yg lainnya.

#UdahPutusinAja, apapun namanya, kelak akan bersaksi seluruh bagian tubuh di hadapan Allah. seluruhnya! tanpa terkecuali. Mulut yg bicara bermesra-mesraan dengan nada suara dimanja-manjakan, mata yang memandang dengan tatapan penuh cinta (baca: nafsu), kulit yang menyentuh seseorang yang belum halal untuk disentuh, otak yang berpikir mengenai si dia (entah pikiran bersih atau kotor yang muncul), semuanya akan bersaksi dihadapan ALLAH kerak di akhirat dan mengatakan “dulu kami pernah digunakan untuk melakukan kemaksiatan yang tidak engkau sukai, duhai Allah.” astaghfirullaah… T_T

Mari mendidik cinta, mengajarinya agar ia bersemi dalam taat, bukan direndahkan oleh maksiat. Ajarkan cinta agar ia benar hingga membuat pemiliknya terhormat, bukan nista yg ditanggung karena terbuai cinta yg terlaknat.

– disadur dari buku #UdahPutusinAja karya ust. felix y. siauw

Bimbang – Melly Goeslaw

Pertama kali aku tergugah

Dalam setiap kata yang kau ucap

Bila malam tlah datang

Terkadang ingin ku tulis semua perasaan

Kata orang rindu itu indah

Namun bagiku ini menyiksa

Sejenak ku fikirkan untuk ku benci saja dirimu

Namun sulit ku membenci

Pejamkan mata bila kuingin bernafas lega

Dalam anganku aku berada disatu persimpangan jalan yang sulit kupilih

Ku peluk semua indah hidupku

Hikmah yang ku rasa sangat tulus

Ada dan tiada cinta bagiku tak mengapa

Namun ada yang hilang

separuh diriku

Semua yang kita punya ini akan dimintai pertanggung jawaban kan kelak di akhirat? Termasuk tubuh dan paras…jika kecantikan tubuh tidak dilindungi dengan hijab, dan kecantikan paras tidak dilindungi dengan menundukkan pandangan dan menghindari rasa sombong karena memiliki paras cantik, kelak ketika kita ditanya Allah di akhirat, mau jawab apa? 

– the girl with the broken wings

“Anakku, terakhir kali umi ingatkan kepadamu, carilah lelaki yang memiliki impian dan keinginan yang sangat besar akan surga. karena jika kau bertemu lelaki semacam ini, semua langkah hidup, pilihan, keputusan untuk diri dan keluarganya akan disandarkan pada Allah pemiliki surga. jangan hanya mencari lelaki hanya karena mapan, prestise dan kemuliaan yang dicanangkan orang, namun hatinya tak dekat dengan Allah, tak dekat dengan masjid, tak dekat dengan orang dhuafa, karena lelaki seperti ini hanya akan membuat kau tersenyum saat di dunia, namun menangis saat di akhirat kelak.” – Ratu Bilqis