tumblr_ol628kfcf21sl8g3to1_1280

Setiap orang pasti punya kriteria pasangan idaman nya masing-masing. Dan entah sejak kapan saya berpikir, laki-laki yang selalu menunaikan kewajiban sholat di saat tepat ketika adzan mulai berkumandang (bahkan mungkin dia lah yang mengawali langkah untuk mengumandangkan panggilan sholat kepada muslim lainnya), yang berusaha untuk tidak menunda-nunda meski sedang dihadapkan pada pekerjaan yang bertumpuk-tumpuk, dan selalu memaksa dirinya untuk menunaikan kewajiban itu secara berjama’ah di rumah Allah meskipun harus berjalan kaki atau naik kendaraan sedikit agak jauh, laki-laki jenis ini selalu punya nilai lebih, selalu ada rasa kagum yang terselip di dalam hati, selalu ada perasaan teduh yang menenangkan saat melihatnya, dan rasa aman karena menyadari bahwa laki-laki seperti ini in syaa allah akan mampu membimbing istri dan anak-anaknya ke jalan yang Allah ridhoi, jalan yang ditekuni oleh orang-orang yang senantiasa berusaha mengutamakan Allah diatas segala-galanya, yang mampu mengayomi, dan memberi harapan akan perkumpulan kembali kelak di surga Allah yang luasnya seluas langit dan bumi…

My Heart is with ALEPPO

Apa yang saudara muslim kita alami di aleppo sudah di luar batas kewajaran yang.bisa diterima akal dan nurani.manusia. Apa yang di lakukan rezim bashar Assad terhadap rakyatnya sendiri sudah amat sangat biadab! Begitu sakit rasanya setiap kali menyaksikan video2 yang menggambarkan kondisi terakhir di sana. Ibu terpisah dari anaknya, anak-anak bayi yang bahkan belum mengenal apa itu dosa harus meregang nyawa, para wanita yang tak sudi kehormatannya di lucuti pengikut ashad memilih untuk bunuh diri, suami yang menggotong tubuh istrinya yang sekarat untuk mencari pertolongan medis tapi tak menemukan satu dokter pun di kawasannya yang masih tersisa hingga akhirnya sang istri menghembuskan nafas terakhirnya. .

Ya rabbi…apa yang tengah terjadi pada umat ini? Dimana lagi rasa kemanusiaan di letakkan oleh Ashad dan Pemimpin Amerika serta Rusia yang menjadi pendukungnya? Kapankah umat ini akan menang dan merasakan hidup yang damai di bawah naungan hukum syariatMu, tanpa ada satu negeri kafir pun yang bisa menginjak-injak kehormatan kami?

Mungkin sebagian kita berpikir bahwa.hanya doa dan bantuan dana saja lah yang bisa kita berikan untuk mereka saat ini. Namun sesungguhnya masih ada satu hal penting yang kita lupakan. Yakni dakwah. Dakwah agar umat muslim mau merasakan sakit yang sama seperti di hati mereka seperti yang saat ini dirasakan oleh saudara2 kita di aleppo, iraq, afghanistan, rohingnya, dan daerah2 konflik lainnya. Dakwah agar umat muslim paham bahwa semua penindasan yang saat ini umat rasakan karena tidak adanya persatuan umat di seluruh dunia. Umat islam terpecah-pecah dalam.sekat nasionalisme, terkukung dalam wilayah teritori, terbagi menjadi 54 negara, yang tidak satupun pemimpin negaranya mau membela umat muslim negara lain dengan mengirim pasukan nya, hanya karena pemikiran “urusan dalam negeri suriah tidak mungkin bisa di campuri” lantas merasa cukup hanya dengan mengirimkan kecaman, memutus hubunga diplomatik dengan rusia, dan kebijakan2 lainnya yang sebenarnya tak akan berdampak banyak pada nasib umat ini.

Berdakwahlah, agar umat ini merindukan kejayaan islam. Agar umat ini merindukan nikmatnya.hidup dalam naungan syariat islam. Berdakwahlah agar mereka paham bahwa dulu umat islam pernah bersatu, menguasai 3/4 dunia, dalam satu kepemimpinan, dengan di atur oleh hukum islam, dan di saat itu semua rakyat merasakan betul apa yang sering kita sebut sebagai “rahmatan lil ‘alamin”. Berdakwahlah, agar terketuk hati para pemilik kuasa, para pemimpin pasukan keamanan di tiap2 negeri muslim, untuk bersatu, dan menyelamatkan saudara2 kita yang saat ini tak harus meminta tolong pada siapa…

 

Umi

image

Kita sibuk sekali mencari-cari
Padahal yang selalu ada dan tak pernah kurang memberi berada dekat sekali
dia mungkin tak pandai menampakkan cinta dan kasih sayangnya
tapi coba lihat segala hal yang dikorbankannya untuk kebahagiaan kita
Mana bisa kau sembunyikan air matamu darinya
Meski sudah kau tutup-tutupi, dia pasti bisa melihat ke dalam hatimu, dan ikut Merasakan apa yang sedang kau rasakan, turut merisaukan apa yang kau risaukan
Adalah ibu
Manusia yang paling besar cintanya pada kita di muka bumi ini
Yang cintanya tak kan pernah habis
Dan tak pernah berbatas
Bahkan kelak jika kau tak lagi hidup bersamanya
Jika kau tak lagi menjadikannya prioritas utama
Dia tetap akan memprioritaskanmu, sampai kapanpun, tak akan pernah berubah, selamanya… 😥

– mindeulle

*NB. Kaligrafi ini bukan karya saya

image

Untuk yang sedang menunggu penuh harap, tapi tetap ingin menjaga kesucian dirinya, bersabarlah….karena Allah sedang mempersiapkan hadiah paling indah untukmu, hanya untukmu, yang juga sedang mempersiapkan diri untuk menyambut hadiah terindah itu. Jadi jangan pernah lelah menjaga diri ya… ^_^

ilmu menerima

image

Dalam hidup ini, tak ada satu hal pun yang abadi
Tumbuhan ini contohnya
Ia tumbuh dan mekar untuk kemudian layu dan mati
Manusia pun sama
Kita dihidupkan untuk kemudian dimatikan
Kita memiliki untuk kemudian kehilangan
Maka kebahagiaan pun menjadi hal yang tak bisa bertahan lama
Pun kesedihan dan luka juga akan berlaku sama
Akan pergi dan menghilang dengan sendirinya
Untuk digantikan oleh bahagia
Atau malah memberi kesempatan bagi luka-luka baru lainnya
Kita dipaksa untuk hanya menerima
Karena memang satu-satunya hal yang bisa dilakukan adalah hanya menerima
Mau memberontak sekeras apapun, percuma
Kita hanya perlu menerima
Karena ‘menerima’lah satu-satunya jalan untuk berdamai dengan kehidupan
Karena ‘menerima’lah satu-satunya cara meraih ketenangan
Namun sayangnya, ilmu menerima itu adalah ilmu paling sulit yang harus dipelajari manusia
Terutama bagi manusia-manusia yang dalam hidupnya telah merasakan begitu banyak luka
Luka yang terus menerus menganga dan belum kunjung sembuh juga itu harus ditempeli lagi dengan luka-luka lainnya
Maka jangan heran jika mereka sulit untuk menerima
Bukan mereka tak mau, sungguh bukan
Tapi mereka hanya butuh waktu
Mungkin mereka harus belajar menerima luka-luka sebelumnya terlebih dahulu
Mungkin mereka masih berusaha mengobati hatinya yang sudah terlanjur payah itu dulu
Dan luka-luka baru yang datang malah membuat mereka hampir putus asa
Orang-orang seperti mereka bukanlah orang yang lemah
Justru mereka dipilih Tuhan karena mereka kuat untuk bisa menghadapai sendiri semuanya
Tapi tetap saja, ilmu menerima masih menjadi ilmu yang sungguh sulit untuk bisa dipelajari oleh manusia, tak terkecuali mereka
Dan mungkin hanya waktu lah yang mampu menjadi perantara paling baik untuk menghubungkan mereka dengan penerimaan seutuhnya…

Manakah yang akan selamat dan sampai ke daratan, orang yang membiarkan tubuhnya mengalir mengikuti arus, atau orang yang berusaha melawan arus?
jawabannya adalah yang berusaha melawan arus. meskipun rasanya berat, melelahkan, dan rasa ingin menyerah bisa datang setiap saat, tapi karena usaha yang keras dan keinginan yang kuat untuk sampai ke daratan, maka ia akan mampu meraih cita-citanya.
sedangkan yang mengalir mengikuti arus, ia tak tahu dirinya akan di bawa ke mana, padahal aliran air itu tak pernah putus, tak pernah ada cerita aliran air itu mampir sebentar untuk melihat daratan. maka Ia pun akan terus terbawa oleh arus tersebut, dibawa ke air terjun yang tinggi, terpelanting di antara bebatuan besar, dan berakhir di samudera luas, bahkan jika terbawa arus laut yang kuat bisa berakhir sampai ke palung laut yang paling dalam dan gelap, tak ada jalan keluar lagi dari sana.

*analagi ini bisa disesauikan dengan berbagai macam kondisi, termasuk dalam perjuangan umat muslim di akhir zaman ini

Ibrah Dibalik Tragedi “Air Asia QZ5801”

Baru saja selesai melihat reportase mengenai ditemukannya puing-puing kapal yang dicurigai milik pesawat Air Asia QZ5801

Dalam reportase tersebut sekilas dijelaskan bahwa pesawat ini merupakan salah satu pesawat tercanggih yang di produksi di Prancis. Sebuah pesawat yang memiliki sistem komputerisasi mirip seperti pesawat tempur.

Pesawat dengan sistem komputerisasi secanggih ini bukan tidak memiliki kelemahan. dijelaskan oleh salah seorang pakar penerbangan indonesia, kelemahannya akan nampak ketika pesawat tersebut berhadapan dengan fenomena alam serupa awan cumulonimbus yang memilki muatan listrik yang begitu tinggi sehingga sering terjadi kilatan petir di dalamnya, yang menyimpan kandungan air yang sangat banyak sehingga curah hujan di dalam awan sangat tinggi, dan memiliki suhu dingin yg ekstrim.

Awan sejenis ini dapat mengakibatkan gangguan pada pesawat-pesawat yang menggunakan sistem komputerisasi seperti yang terpasang pada QZ5801. kilatan petirnya mampu meledakkan pesawat, curah hujan dalam awan dapat menganggu turbulensi mesin, atau bisa juga suhu udara dingin pada awan tersebut yang dapat mengakibatkan mesin beku dan kehilangan fungsinya.

tanpa mengurangi rasa bela sungkawa pada keluarga awak pesawat dan penumpang yang ditinggalkan, dari kejadian ini kita bisa mengambil ibrah bahwa, sehebat apapun manusia menciptakan suatu teknologi, kekuatan Allah tak akan pernah bisa terkalahkan. jika Allah sudah berhendak, maka kita tak akan pernah bisa mengelak dari ketetapan tersebut. sakit, ajal, dan ujian-ujian lainnya, semua Allah yang menentukan. ajal tak kan pernah bisa diterka kapan datangnya. meskipun manusia sangat ingin melindungi dirinya dari ajal dengan membuat teknologi secanggih apapun, meskipun manusia sampai harus pindah hidup ke Mars pun, ajal itu tak akan pernah tertunda. karena kita tak tahu, kapan ajal akan datang menjemput, yang kita lakukan hanya bisa mempersiapkan diri. siapa yang tahu kapan saya akan dipanggil Allah? bisa saja esok, nanti, atau bahkan beberapa detik lagi. selama Allah masih memberikan kita kesempatan untuk hidup di dunia ini, mari kita gunakan untuk berlomba-lomba memperbaiki diri, menjalankan aturan islam secara total tanpa banyak alasan dan berusaha menunda-nunda. marilah jadi seperti generasi sahabat dahulu, yang ketika Rasulullah datangkan wahyu dari Allah tentang suatu perkara syariat, maka mereka langsung mengikutinya tanpa pikir panjang. mereka benar-benar sami’na wa atha’ na. sungguh berbeda jauh dengan kita sekarang.

semoga Allah masih mau memberikan kita perpanjangan waktu untuk memperbaiki diri dan menyiapkan bekal untuk kehidupan abadi di akhirat kelak. semoga jika ajal menjemput, kita tidak mati dalam kondisi mendurhakai Allah dan bermaksiat kepadaNya. aamiin, ya Rabbal ‘alamin…