image

Secantik dan setampan apapun dirimu tak akan meningkatkan derajatmu dihadapan Allah jika hatimu tidak kau benahi, imanmu kau biarkan compang camping, akhlakmu tak kau jaga dengan baik, lisanmu tak kau gunakan dengan ma’ruf….
Karena wajah yang kau banggakan bisa jadi hilang dalam sekejap jika Allah berkehendak…
Sedangkan hati yang indah, akhlak yang baik, tutur kata yang lembut, serta keimanan dan ketakwaan yang terjaga tak akan pernah lekang oleh waktu….

Akan selalu ada laki-laki yang baik-baik untuk wanita yang terus berusaha memperbaiki dirinya. Juga, akan selalu ada, wanita yang baik-baik untuk laki-laki yang selalu berusaha memperbaiki dirinya. Jangan ragu mengambil prinsip hidup.

*Tere Liye

Yang baik, tak selalu tepat

Suatu hari akan ada seseorang yang cukup baik budinya untuk membuat tertarik. Cukup luas hatinya untuk tempatmu tinggal. Cukup bijaksana pikirannya untuk kamu ajak bicara.  

Kamu tidak perlu menjadi orang lain untuk mempertahankan seseorang. Tetaplah jadi diri sendiri. Kamu pun tidak (dan jangan) menuntut orang lain menerima keadaanmu bila ia memang tidak mampu menerimanya. Karena yang baik belum tentu tepat.

Orang baik itu banyak sekali, dan hanya ada satu yang tepat. Selain itu hanyalah ujian. Kamu tidak pernah tahu siapa yang tepat sampai datang hari akad. Tetaplah jaga diri selayaknya menjaga orang yang paling berharga untukmu. Karena kamu sangat berharga untuk seseorang yang sangat berharga buatmu nantinya.

Suatu hari akan ada orang yang cukup baik dan cukup luas hatinya untuk kamu tinggali. Cukup kuat kakinya untuk kamu ajak jalan. lebih dari itu, ia mampu menerimamu yang juga serba cukup.

– kurniawan gunadi

Kita Sering Nggak Peka

10645039_116003825442950_6627923426250682047_n

Kadang kita nggak peka sama keadaan sekitar.

Nggak peka kalau dalam sebuah forum ada satu orang yang selalu tersisihkan, yang sebenarnya ingin sekali mengutarakan sesuatu tapi terlalu takut untuk melakukannya, atau karena karena dia sudah mencoba untuk berbicara tapi tidak digubris, sehingga dia lebih memilih untuk diam

Nggak peka kalau ada tipe-tipe manusia yang susaaaah sekali untuk menyapa duluan, apalagi memulai pembicaraan. Bukan karena malas, sombong atau cuek, tapi karena memang dia terlalu malu untuk melakukannya.

Nggak peka dan malah semakin menyisihkan mereka dari komunitas, mengesampingkan keberadaan mereka, menganggap mereka tak ada.

Ketidak pekaan kita itu lah yang justru membuat mereka semakin merasa tak dibutuhkan oleh siapapun. Dan kadang pikiran seperti itu bisa berdampak buruk pada psikis mereka.

Sepertinya nggak ada salahnya untuk kita belajar lebih peka melihat sekitar. Berbuat baiklah pada orang-orang seperti itu. Sapa mereka lebih dulu, ajak mereka bicara, dan semangati mereka untuk bisa lebih berani menghadapi dunia.

Karena Sedikit saja kebaikan yang kita berikan akan memberikan dampak luar biasa pada mereka, bahkan tanpa kita sadari.

– mindeulle