Apa kabar indonesia malam: Kondom untuk (si) apa?! – video

eng i eeeng…. -..-”

keliatan banget nara sumber yang pro pekan kondom nasional ‘hilang bahan’ buat ngejawab pernyataan jubir HTI sebagai nara sumber yang kontra.

kemenkes sudah menyadari bahwa yang jadi penyebab utama penyebaran HIV yang semakin meningkat di indonesia itu adalah perilaku seks yang menyimpang. contohnya ya free sex, homosex, bisex, transgender, tapi kok ya bukannya masalah itu yang diselesaikan, ini malah pakai kondom dijadikan solusi…lucu 😀

alhamdulillah sekarang kabarnya PKN sudah dihentikan. tapi yang disayangkan, KATANYA nih program ini sudah diberlakukan 7 tahun di Indonesia, tapi lihat apa yang terjadi? angka penderita HIV malah semakin meningkat to selama beberapa tahun ini? dan peningkatannya bukan lagi dari penggunaan jarum suntik (yang malah makin menurun angkanya) tapi dari hubungan heteroseksual! kenapa? ya karena penyebab utamanya tidak diperangi!

*maaf videonya kepotong, udah berusaha nyari yg full, tapi dapetnya cuma yang ini, semoga dengan video ini pun masyarakat bisa cukup tercerahkan. 🙂

#TolakPekanKondomNasional – a short review from somebody’s interesting post

Pembagian kondom dengan maksud utk mencegah penyebaran HIV sehingga orang-orang yang dianggap ‘beresiko’ bisa berhubungan sex dengan ”save”, sama saja dengan memberikan arena tanding, helm, sarung tangan tinju dan pengaman lainnya utk siswa/mahasiswa yg suka tawuran. Solusi gila macam apa itu?! #TolakPekanKondomNasional selamatkan ummat dari bahaya seks bebas, Allahu Akbar!!!

berikut adalah tulisan yang menurut saya sangat menarik, saya tak tahu kejadian seperti di bawah ini apa pernah terjadi atau tidak, tapi layak untuk dibaca, jadi kelak ada bahan untuk melawan pejabat-pejabat yang rada nggak bener cara berpikirnya itu. 😀

SOLUSI GAGAL NEGARA AMBURADUL
=======================

suatu hari seorang pejabat (p) berdiskusi dengan seorang aktivis dakwah (ad) terkait beberapa permasalahan negara dan solusinya

P : saya heran mengapa anda dan teman2 anda menolak kondomisasi sebagai solusi atas permasalahan semakin mewabahnya virus HIV/AIDS

ad: saya lebih heran mengapa anda menjadikan kondomisasi sebagai solusi atas permasalahan HIV/AIDS

p: memangnya kenapa? kondomisasi itu kan supaya orang yang berhubungan intim bisa main “save” dan tidak tertular virus itu.

ad : begini, kalau untuk maraknya kasus tawuran pelajar, apa solusi anda?

p: ya kita akan perketat pengamanan, jangan sampai terjadi tawuran, kita juga perintahkan ke sekolah2 mereka supaya di razia yang membawa senjata tajam, dan supaya mereka digerakkan untuk ikut ekskul2 supaya ada kegiatan positif dan tidak kepikiran untuk tawuran.

ad: solusi apa itu? kenapa mereka tidak di fasilitasi saja, di buatkan arena tanding, diberikan helm dan baju pengaman, mereka boleh tawuran asal “save” dan tidak mengganggu masyarakat.

p: solusi apa itu? solusi ngawur, anda ini mau menjadikan negara ini rusak? itu sama saja dengan melegalkan kekerasan dan menjadikan generasi ini kecanduan dengan penyelesaian2 kekerasan kelak dewasa mereka menjadi anti damai, tau anda?!?!?!?!

ad : nah, kalo kondom? sama saja kan dengan tawuran? anda memfasilitasi orang ngeseks dengan bagi2 kondom asal “save”, itu sama saja dengan melegalkan prostitusi, menjadikan generasi bangsa ini rusak kecanduan seks, kelak dewasa mereka mau jadi apa? pencandu seks, tidak apa-apa asal aman???? begitu???

ad: harusnya anda memperketat pengamanan, jangan sampai ada orang ngeseks bebas, jadikan hidup generasi muda sehat dengan memudahkan mereka menikah atau puasa, izinkan poligami bagi mereka yang sudah menikah, buat juga ketentuan yang mengatur hukum sanksi bagi orang yang pacaran dan berdua-duaan, ini langkah pencegahan, tapi hukum seberat-beratnya orang yang berzina, ini langkah pengobatan dan efek jera. bukan malah bagi-bagi kondom???? solusia apa itu??? solusi ngawur!!! anda mau menjadikan negara ini rusak?!?!?!?!

p:?&*%&#^*#&!!!!

#TolakPekanKondomNasional – mencantumkan tulisan dari Ustadz favorit ane –> Ust. Felix Siauw :)

Islam mencegah HIV dengan melarang free sex! Jangankan free sex, PACARAN yg jadi ‘jalan tol bebas hambatan’ utk bisa terjadinya hal itu saja diharamkan! Itu baru namanya solusi 🙂

Ini malah pemerintah keluarkan dana sampai 25 miliyar utk pekan kondom nasional, giliran kebijakan POLWAN BOLEH BERHIJAB malah mikir2 baru boleh diberlakukan. Yaelah bro…

berikut adalah postingan Ust. Felix Siauw mengenai penolakan terhadap pekan kondom nasional, check it out!

#TolakPekanKondomNasional

dapet gambar dari salah satu tweeps tentang bis “Pekan Kondom Nasional” yang mangkal bagi kondom gratis di UGM | gambar bisnya porno pula 

sedih melihat pengelola negeri ini | amanah yang Allah titipkan malah digunakan untuk merusak generasi muda

bukannya nggak mau post pic bis “Pekan Kondom Nasional” yang mangkal di UGM itu | nggak tega saya posting pic yang merusak begitu 

begitulah pemerintah negara ini menyetujui bagi-bagi kondom gratis dengan dana 25 milyar | bukan hanya untuk kesia-siaan tapi kemaksiatan

25 milyar untuk kondom gratis ada padahal maksiat | unyuk polwan berhijab yang kewajiban dari Allah mikir-mikir? #TolakPekanKondom

zina itu salah satu dosa besar yang sangat dilaknat Allah | apapun alasannya apapun analisisnya tetap saja dosa | ini malah sponsori zina?

logika aneh Kemenkes & KPAN | “AIDS No! but FreeSex Yes!” | emang ada FreeSex tanpa AIDS? #TolakPekanKondom

logika aneh Kemenkes | “tolak AIDS dengan bagi kondom gratis di bus bergambar wanita seksi setengah telanjang” | #TolakPekanKondom

ukuran pori-pori kondom 1/60 mikron & membesar jadi 1/6 mikron saat dipakai | ukuran virus HIV 1/250 mikron | cegah AIDS dengan kondom?

penyebaran AIDS itu efek dari FreeSex | eh ini malah dibagi-bagiin kondom gratis untuk FreeSex? #TolakPekanKondom

Islam mencegah AIDS dengan melarang FreeSex | jangankan sex bebas, pacaran aja diharamkan | itu baru solusi  #TolakPekanKondom

bagi-bagi kondom gratis | AIDS-nya belum tentu tercegah | FreeSex-nya sudah pasti terjadi | #TepokJidatTetangga #TolakPekanKondom

logika aneh Kemenkes & KPAN | “lakukanlah seks aman, yaitu dengan kondom” (ini mereknya dan ini artis teladannya) | #TolakPekanKondom

walau kita kesel tapi kita tetep woles kok  | tapi tugas kita tetep mengedukasi ummat | agar tak terjebak logika sesat liberalis

orang beriman itu standar pikirnya HALAL dan HARAM dulu | setelahnya baru berpikir MANFAAT atau MUDHARAT | kalo yang lain, nggak tau deh..

Maukah membagi “semangat” dan “suara” nya untuk menolong generasi muda muslim?

Entah kenapa, saya berharap sekali, semangat luar biasa dari rekan-rekan sesama dokter dan dokter muda yang beragama Islam yang kemarin digunakan untuk menyuarakan penolakan terhadap kriminalisasi dokter bisa juga digunakan untuk menyuarakan penolakan terhadap pekan kondom nasional dan membela agamanya sendiri. 

Karena kalau bukan kita yang membela dan membangun agama ini, lantas siapa yg mau diharapkan? Para tokoh agama saja? Tak cukup kawan, kita generasi muda inilah yg sepatutnya bergerak maju. Mari bersama-sama dengan tegas kita menyatakan #TolakPekanKondomNasional !!! Selamatkan ummat dari bahaya seks bebas !!!

Pompei, negeri para pezina yg dikutuk. Akankah Indonesia mengalami nasib yang sama?

Mungkin sebagian dari teman2 pernah mendengar mengenai kisah negeri pompei. Negeri yang diluluh-lantahkan Allah karena seluruh rakyatnya melakukan kemaksiatan secara terang2an, termasuk ZINA. Hampir setiap rumah dijadikan sbg tempat perzinahan, bahkan tak ada cerita ada rumah yg dihuni oleh keluarga ‘normal’ yg terdiri dari suami, isteri dan anak. Mereka menganggap isteri bisa dipakai bersama. Lantas apa yg terjadi pada mereka? Allah menghancurkan mereka dengan meledakkan gunung berapi yang berada tepat disamping kota pompei yg mengeluarkan semburan lahar yg luar biasa, dan rakyat kota pompei dikutuk Allah menjadi BATU. Bukti nyatanya masih ada sampai saat ini, sudah ditemukan situs peninggalannya oleh para arkeolog. Dari patung2 batu itu kita bisa melihat beberapa ada yang sedang melakukan perzinahan ketika kutukan Allah datang pada mereka. Na’udzubillahimindzalik..

Beberapa dati teman2 mungkin ada yg berpendapat ”ah lebay, indonesia kan nggak separah itu, apa kaitannya indonesia sama si negeri pompei?!” apa yakin indonesia sudah tak berada dalam kondisi parah? Ketika kita setiap saat mendengar berita mengenai pemerkosaan, anak yg dicabuli, anak kecil memerkosa temannya sendiri, orang dewasa mencabuli bayi, seks bebas artis yg berujung pada kehamilan diluar nikah dan pernikahan yg dilangsungkan terburu-buru setelah itu, video seks siswa/siswi SMP di jakarta yg direkam di lingkungan sekolah oleh teman2nya sendiri pada jam sekolah, dan hasil survei dari beberapa lembaga survei indonesia yg menyatakan ”jumlah remaja putri indonesia yg masih perawan semakin berkurang”. Tidak kah itu cukup membuktikan bahwa indonesia sudah sampai pada taraf sangat parah? Lantas apa harus mirip dengan kondisi rakyat negeri pompei baru bisa dikatakan parah? Ya Rabbi, gunakanlah hati nurani teman2 sebelum memberikan komentar..

Kadang ada juga kita mendengar kalimat2 toleransi kebebasan yg kebablasan seperti ini dari rekan2 yg bahkan beragama muslim ”itu kan tergantung individu, kembalikan lagi ke diri masing-masing”. Apa maksudnya dengan kalimat ini? Tidak kah miris hati kalian ketika melihat kemaksiatan sudah semakin merajalela dan pemerintah justru seakan memberikan jalan pintas bagi kemaksiatan itu utk semakin berkembang? Tak adakah di hati kalian sedikit saja keinginan utk menyuarakan kebenaran agama Allah? Istighfar lagi jika di hati masih ada toleransi bagi hal-hal seperti ini.

Allah itu tak pernah membuat aturan utk menyengsarakan makhluknya. Dalam Al Qur’an sudah jelas dan tegas Ia katakan ”jangan dekati zina!”. mendekati zina disini diartikan sebagai hal-hal ataupun aktivitas yg bisa mendorong seseorang utk melakukan zina, seperti: nonton video porno (istighfar sebanyak2nya untuk rekan2 yg masih hobi nonton video laknat seperti ini!!!), tidak menutup aurat (utk wanita) sehingga bisa merangsang laki2 yg lemah imannya utk mendekatinya dengan melihat kecantikan dan kemolekan tubuhnya, berkhalwat (berdua-duaan antara laki2 dan perempuan yg bukan muhrim), komunikasi yg berlebihan dan menggunakan syahwat antara laki2 dan perempuan seperti telpon2an dengan nada mesra dan berbicara dengan nada yang dilembut2kan dan dibuat seperti centil dan menggoda, melihat dan menatap lawan jenis dengan berlebihan bahkan sampai menggunakan syahwat (contohnya, melihat wanita cantik atau seksi sampai terpikir hal-hal aneh di kepalanya), menyentuh laki2 atau perempuan yg bukan muhrimnnya dengan menggunakan syahwat. Empat kegiatan terakhir yg disebutkan di atas biasanya lazim dilakukan oleh pasangan yg tak halal atau yg disebut dgn PACARAN! Dasar inilah yg menjadi dalil HARAM PACARAN, karena semua kegiatan yg dilakukan oleh orang pacaran adalah kegiatan/tindakan yang mendekati zina, dan Allah sudah meletakkan kata ”JANGAN” sebagai perintah tegasnya agar makhluknya tidak melakukan hal tersebut! Bisakah kita, manusia yg lemah ini, yg belum bisa mengontrol nafsu ini, yang tak sempurna ini, menganggap diri mampu utk tidak melakukan hal2 yang tidak mendekati zina selama berpacaran? Sungguh tak bisa! Mari kita renungkan bersama, mari istighfar sebanyak-banyaknya.

Lantas apakah masih ada dari kita yang tetap ingin melanggar perintah Allah meski sudah ada bukti dan dalil yang kuat yang asalnya dari Al Qur’an? Setelah semua petunjuk diperlihatkan oleh Allah, dan setelah dakwah demi dakwah diutarakan oleh para alim ulama yg mengajarkan hal yang sama namun kita masih berani membangkang pada perintah Allah, maka biarkanlah Allah yang tentukan apa yg ingin Ia lakukan. Apakah nasib kita akan sama dengan kaum negeri pompei? Na’udzubillahimindzalik. Semoga saja hal itu tak akan pernah terjadi pada kita, dan semoga Allah masih berkenan utk membukakan pintu ampunan selebar-lebarnya utk kita hamba2nya yg bebal dan pembangkang ini… T-T